PADANG – Beberapa hari menjelang masuknya tahun ajaran baru 2016 – 2017, hampir semua toko dan pedagang kaki lima di Pasar Raya Padang yang menyediakan seragam sekolah diserbu pembeli. Bahkan, tempat penjualan pakaian bekas di pasar loak lantai II komplek Padang Theater Pasar Raya Padang tak luput dikunjungi pembeli.
Beberapa ibu menyebutkan, mereka membeli seragam sekolah untuk anaknya sebagai persiapan masuk yang akan dimulai Senin, 18 Juli 2016. Mereka membeli pakaian seragam sekolah, mulai dari seragam putih merah untuk SD hingga putih abu untuk seragam SMU/SMK dan seragam Pramuka.
Seorang pembeli, Marni kepada padangmedia.com, Jumat (15/7) mengatakan, ia membeli seragam baru untuk anak bungsunya yang baru masuk Sekolah Dasar (SD). Ia membeli dua stel baju putih dan celana merah serta topi dan dasi. Untuk dua stel baju dan celana, harganya Rp300 ribu, ditambah topi dan dasi Rp20.000.
“Baju Pramuka dan celananya nanti menyusul,” ujarnya.
Marni tidak saja berpikir untuk anaknya yang baru masuk SD, ia juga mesti mempersiapkan seragam untuk anaknya yang lain yang hendak masuk SMP. Ia harus membelikan dua stel baju, rok dan jilbab. “Harganya beda, untuk satu baju saja paling murah Rp80 ribu, rok Rp100 ribu dan jilbab paling murah Rp10.000. Belum lagi buku dan alat tulis lainnya,” ujar Marni.
Andre, salah seorang pedagang baju sekolah menyampaikan, omset penjualan yang biasanya hanya sekitar 50 sampai 60 pasang per hari, kini naik lebih dari 300 pasang per hari untuk seragam sekolah. Belum lagi baju Pramuka.
“Kalau baju Pramuka, ada yang membeli ada yang tidak. Mungkin masih punya atau baru akan membeli setelah di sekolahnya mulai pramuka nanti. Untuk harga bervariasi, tergantung kualitas kainnya, harga untuk baju SD Rp65 ribu, baju SMP, SMA/SMK Rp80 ribu sampai Rp100 ribu,” ungkap Andre. (baim)







