
PADANG – Filial Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Padang di kawasan Purus Kecamatan Padang Barat resmi menjadi SMP Negeri 39 Padang yang mandiri dan sejajar dengan sekolah lainnya.
Peresmian sekolah ditandai dengan pembukaan selubung papan nama oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Habibul Fuadi bersama Camat Padang Barat Arfian serta Muspika setempat, Senin (30/5).
Kadisdik mengatakan, diresmikannya SMP Negeri 39 Padang merupakan wujud dari keinginan masyarakat untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih luas dan bermutu. Maju mundurnya sekolah ini ke depan tergantung dari warga, khususnya warga Kecamatan Padang Barat. Karena, sekolah ini memang diprioritaskan bagi masyarakat di sekitar Kecamatan Padang Barat.
“Untuk itu, mari kita jaga dan kembangkan bersama sekolah ini. Sebab, sekolah ini milik masyarakat Purus dan Kecamatan Padang Barat umumnya,” ujarnya.
Ia menyebut, SMP Negeri 39 yang telah berhasil menempati peringkat ke 27 dari 40 sekolah SMP Negeri di Padang untuk rata-rata nilai. Hal itu menunjukkan prestasi sekolah sudah berada di atas beberapa sekolah SMP lainnya. Tentunya tinggal ditingkatkan sehingga menjadi salah satu sekolah berprestasi dan favorit.
“Tidak membutuhkan waktu lama, saya yakin SMP 39 Padang akan cepat mengejar prestasi,” sebutnya.
Di samping itu, Habibul Fuadi melihat letak sekolah yang berada di kawasan wisata Pantai Padang sebagai suatu peluang bagi siswa-siswi belajar mengaplikasikan kemampuannya, terutama memandu wisatawan asing sambil memantapkan berbahasa Inggris, juga tentang ilmu kepariwisataan lainnya.
Sementara itu, Camat Padang Barat Arfian mengharapkan sekolah ini menjadi salah satu sekolah yang menjadi pilihan bagi putra-putri tingkat SMP di wilayah Kecamatan Padang Barat dalam menimba ilmu. “Putra-putri kita di Padang Barat tidak perlu lagi jauh-jauh memilih sekolah di luar lingkungannya karena sudah ada SMP Negeri 39,” katanya.
Arfian juga minta warga sekitar agar bersama-sama menjaga sekolah sekaligus mengawasi siswa-siswi agar tidak berkeliaran pada jam-jam belajar. “Mari bersama-sam menjaga lingkungan sekolah dan mengawasi anak-anak kita agar tidak meningglkan jam belajar,” imbuhnya.
Kepala Sekolah Erawati yang mulai memimpin sekolah sejak masih menjadi filial SMPN 2 Padang menyebut, tekadnya memajukan sekolah seperti “ombak purus” yang selalu bergelora. Meskipun terhitung urutan nomor buncit, 39 namun berhasil berada di peringkat 27 melampaui 13 SMP negeri lainnya dalam prestasi.
Ia mengatakan, kondisi sekolah saat ini memang masih banyak kekurangan secara fisik. Namun secara bertahap pihaknya bertekad untuk mengupayakan pembangunan fisik sekolah agar semakin bagus dan menambah lokal agar dapat menampung siswa lebih banyak.
Dijelaskan, saat ini siswa SMPN 39 Padang berjumlah 208 yang terdiri dari kelas VII 3 rombongan belajar (rombel) dan kelas VIII sebanyak 3 rombel.
“Rencananya pada penerimaan tahun ini kami akan menerima 4 rombel siswa baru. Sehingga nanti menjadi 10 rombel,” tutupnya. (der)
Kadisdik Habibul Fuadi bersama Camat Padang Barat Arfian membuka selubung papan nama sebagai simbolis diresmikannya SMP Negeri 39 Padang, Senin (30/5)yurizal






