Wawako Allex Ulas Keunggulan PAPAGO di Hadapan KI Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Wawako Allex Ulas Keunggulan PAPAGO di Hadapan KI Sumbar

Wawako Allex Ulas Keunggulan PAPAGO di Hadapan KI Sumbar

Presentasi papago

PADANG PANJANG – Kota Padang Panjang berhasil melangkah ke tahapan krusial dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) 2026.

Pada tahapan lanjutan ini, Wakil Walikota Allex Saputra tampil memaparkan komitmen serta berbagai inovasi keterbukaan informasi daerah di hadapan Tim Panelis Komisi Informasi (KI) Sumbar, di Kantor Bappeda Provinsi Sumbar di Kota Padang, Selasa (20/10).

Turut mendampingi dalam pemaparan tersebut, Kepala Dinas Kominfo Harry Rizka Perdana, Kepala Bidang IKPS Maryulis Max, serta Pranata Humas Ahli Muda Harry Sulistio. Sesi presentasi ini menjadi penentu bagi Pemko Padang Panjang setelah menuntaskan tahap pengisian kuesioner, guna melangkah ke tahap visitasi hingga penilaian akhir predikat “Kota Informatif”.

Di hadapan tim panelis yang terdiri dari Ketua KI Sumbar Idham Fadhli, serta Anggota KI Mona Sisca, Tanti Endang Lestari dan Riswandy, Wawako Allex menegaskan komitmen Pemko mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Pemko Padang Panjang mengusung konsep Kota Informatif dan Inovatif yang menyelenggarakan pemerintahan secara profesional, transparan, akuntabel, inovatif, responsif, dan melayani,” jelasnya.

Guna mendukung ekosistem informasi yang ramah publik, Pemko melalui PPID Utama Dinas Kominfo terus melahirkan inovasi layanan unggulan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat era digital.

Salah satu inovasi strategis yang diulas secara gamblang oleh Wawako Allex adalah aplikasi Padang Panjang Go (PAPAGO). Aplikasi ini dirancang supaya memperluas jangkauan transformasi digital sekaligus menghadirkan pelayanan publik terpadu yang jauh lebih praktis dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Mengusung filosofi “satu aplikasi, banyak akses dan kemudahan”, PAPAGO mengintegrasikan berbagai saluran layanan publik daerah dalam satu platform terpadu.

Melalui PAPAGO, masyarakat tidak hanya dapat mengakses portal resmi PPID Utama, tetapi juga bisa menyampaikan pengaduan dan aspirasi lewat kanal Lapor Warga, serta terhubung dengan layanan darurat seperti PSC 119 tanpa perlu membuka banyak aplikasi secara terpisah.

Aplikasi PAPAGO saat ini sudah dapat diunduh secara bebas melalui Play Store maupun App Store. Kehadiran aplikasi ini menjadi solusi digital yang memudahkan warga lokal maupun wisatawan dalam memperoleh informasi resmi pemerintahan, menyampaikan aduan, hingga mengakses ragam layanan publik Padang Panjang secara cepat dan fleksibel langsung dari genggaman.

Di samping memicu percepatan transformasi digital melalui aplikasi, Pemko Padang Panjang tetap menjaga keseimbangan dengan mengoptimalkan saluran informasi tatap muka dan media keliling. Layanan tersebut difasilitasi melalui Ruang Konsultasi Layanan Informasi, Mobil Informasi Keliling, pemanfaatan jaringan videotron kota, serta pengelolaan kanal media sosial resmi Dinas Kominfo secara aktif.

Sebagai bentuk keterbukaan informasi yang inklusif dan berkelanjutan, Pemko juga memfasilitasi Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) serta merawat hubungan kemitraan yang harmonis dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi tepercaya kepada publik. (de/*)

Berita Terkait

Leave a Reply