PADANG PANJANG – Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang turut mendukung pemerataan pelayanan pemenuhan gizi nasional melalui peluncuran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang dilaksanakan serentak di wilayah barat Indonesia, meliputi Sumatera, Bali, dan Kalimantan, Rabu (14/10).
Peluncuran yang dipusatkan di Aceh tersebut mencakup 980 SPPG yang tersebar di 16 provinsi. Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. Di Kota Padang Panjang, kegiatan dipusatkan di SPPG Bukit Surungan, tepatnya di depan Terminal Busur, dan dihadiri SDMO BGN Pusat, Rahman bersama Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang Panjang Doni Hendra.
Peluncuran ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di wilayah 3T serta daerah dengan prevalensi stunting tinggi dan sangat tinggi. Keberadaan SPPG diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pemenuhan gizi yang berkualitas sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak dini.
Sekdako Doni menyambut baik peluncuran tersebut. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan generasi mendatang.
“Pemenuhan gizi merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Karena itu, keberadaan SPPG perlu didukung bersama, baik dari segi pelayanan, kualitas makanan, maupun pengawasan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap, keberadaan SPPG dapat memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi dan pengawasan yang berkelanjutan diperlukan agar pelaksanaan program berjalan optimal, tepat sasaran, serta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
“Melalui kolaborasi yang kuat dan pelaksanaan yang berkelanjutan, kita berharap program pemenuhan gizi dapat berjalan dengan baik, memenuhi standar yang ditetapkan, serta berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat dan unggul untuk masa depan,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, lurah setempat, kepala SPPG, ahli gizi, serta sejumlah pihak terkait lainnya yang mendukung pelaksanaan pelayanan pemenuhan gizi di Kota Padang Panjang. (de/*)







