Lomba Pidato Antikorupsi, Pelajar Padang Panjang Diajak Bangun Integritas
  • Home
  • Berita
  • Lomba Pidato Antikorupsi, Pelajar Padang Panjang Diajak Bangun Integritas

Lomba Pidato Antikorupsi, Pelajar Padang Panjang Diajak Bangun Integritas

Berita pp

PADANG PANJANG — Semangat membangun generasi muda yang jujur dan berintegritas digaungkan melalui Lomba Pidato Antikorupsi antar-SMP/MTs se-Kota Padang Panjang. Kegiatan ini digelar memperingati Hari Lahir Kejaksaan ke-81 sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Aula Dinas Pendikan dan Kebudayaan, Senin (24/8).

Kegiatan tersebut dibuka Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang Panjang Adhi Setyo Prabowo, dihadiri Wakil Walikota Allex Saputra, Ketua Komisi III DPRD Mahdelmi, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nasrul.

Kajari Adhi mengatakan, lomba pidato tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi pelajar, tetapi juga sarana edukasi untuk menanamkan nilai kejujuran dan kesadaran mengenai bahaya korupsi sejak dini.

“Melalui tema-tema antikorupsi yang disampaikan dalam pidato, kita ingin memahami bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya persoalan penindakan. Semua itu juga dimulai dari pembentukan karakter, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keberanian untuk menolak segala bentuk penyimpangan,” katanya.

Wawako Allex Saputra mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan antikorupsi perlu ditanamkan sejak di bangku sekolah karena generasi muda saat ini merupakan calon pemimpin bangsa di masa depan.

“Anak-anak kita adalah generasi penerus. Karena itu, nilai kejujuran, integritas, tanggung jawab, dan keberanian untuk menolak korupsi harus ditanamkan sejak dini. Lomba ini menjadi salah satu cara untuk membangun karakter tersebut,” ujar Allex.

Sementara itu, Mahdelmi menilai upaya membangun budaya antikorupsi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari dunia pendidikan, pemerintah daerah, legislatif, aparat penegak hukum, keluarga hingga masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar Kejaksaan Negeri ini karena menjadi salah satu upaya membentuk karakter anak didik kita agar terhindar dari perilaku korupsi,” katanya.

Para peserta dari berbagai SMP/MTs di Kota Padang Panjang tampil menyampaikan gagasan dan pesan moral tentang pentingnya menolak korupsi. Selain kemampuan berpidato, para pelajar juga diajak memahami bahwa sikap antikorupsi dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti bersikap jujur dan bertanggung jawab.

Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI turut dimaknai sebagai ajakan bagi generasi muda untuk mengisi kemerdekaan dengan perilaku yang berintegritas. Sementara Hari Lahir Kejaksaan ke-81 menjadi pengingat pentingnya komitmen bersama dalam membangun bangsa yang bersih dari praktik korupsi.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tumbuh generasi muda Padang Panjang yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berkarakter kuat, jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas. (de)

Berita Terkait

Leave a Reply