BUKITTINGGI- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Evi Yandri Rajo Budiman menyampaikan, peringatan 100 tahun Jam Gadang dapat dijadikan momentum untuk penguatan upaya pelestarian warisan budaya. Jam Gadang bukan sekadar symbol namun memiliki makna tersendiri dalam perjalanan sejarah dan perjuangan bangsa.
Hal itu disampaikan Evi Yandri saat menghadiri Jam Gadang Fun Run yang diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan 100 tahun Jam Gadang, Minggu (7/6/2026). Peringatan 100 Tahun Jam Gadang itu sendiri diselenggarakan bersamaan dengan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 mulai tanggal 4 sampai 21 Juni 2026.
“Peringatan 100 Tahun Jam Gadang ini bukan sekadar seremoni semata namun hendaknya dijadikan sebagai momentum penguatan upaya pelestarian warisan sejarah dan warisan budaya,” kata Evi Yandri.
Dalam kegiatan Jam Gadang Fun Run di pedestrian Jam Gadang tersebut, Evi Yandri melihat, rangkaian kegiatan peringatan 100 tahun Jam Gadang berhasil menggabungkan semangat olah raga, pelestarian budaya, sekaligus promosi wisata dalam satu kegiatan yang cukup meriah.
Kehadiran ribuan orang dalam peringatan itu, termasuk delegasi IMLF dari mancanegara menjadi sarana yang tepat untuk mempromosikan pariwisata Sumatera Barat sebagai tujuan kunjungan wisatawan internasional yang menarik.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan wisata ke Sumatera Barat sekaligus meningkatkan semangat untuk melestarikan warisan sejarah dan budaya. Jam Gadang sebagai ikon diharapkan dapat menjadi magnet penarik kunjungan wisata sehingga akan memberikan dampak positif kepada perekonomian masyarakat. F







