Masjid Nurul Ibadah Kampung Tanjung Diresmikan, Wabup Pessel Ajak Rawat dan Manfaatkan
  • Home
  • Berita
  • Masjid Nurul Ibadah Kampung Tanjung Diresmikan, Wabup Pessel Ajak Rawat dan Manfaatkan

Masjid Nurul Ibadah Kampung Tanjung Diresmikan, Wabup Pessel Ajak Rawat dan Manfaatkan

WhatsApp Image 2026 06 05 at 21.31.35

PAINAN- Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat Edi Darma meresmikan Masjid Nurul Ibadah Kampung Tanjung, Nagari Duku Utara, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Jum’at (5/6/2026). Peresmian masjid tersebut dihadiri Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim dan sejumlah pejabat Pemkab Pesisir Selatan.

Edi Darma menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid, baik melalui tenaga, pikiran, maupun bantuan dana yang diberikan secara gotong royong.

“Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah salat berjamaah, tetapi juga sebagai sarana pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat,” katanya.

Ia berharap Masjid Nurul Ibadah dapat dimakmurkan oleh jamaah serta menjadi wadah dalam membangun generasi muda yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai agama.

Sementara itu, Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat Nagari Duku Utara atas selesainya pembangunan masjid yang menjadi kebanggaan bersama warga setempat. Ia mengatakan, pembangunan rumah ibadah merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang bagi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

“Saya mengajak seluruh warga untuk menjaga dan memanfaatkan masjid dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Nurul Ibadah, Maulana Makmun Bagindo Kayo dalam laporannya menyampaikan bahwa proses pembangunan masjid terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, baik masyarakat setempat maupun para perantau yang berada di luar daerah.

Ia mengucapkan rasa syukur atas terselenggaranya peresmian masjid tersebut serta terima kasih kepada seluruh donatur yang telah membantu sejak awal pembangunan hingga masjid dapat digunakan oleh masyarakat.

“Dalam pembangunan ini panitia masih terutang sebesar Rp66 Juta, semoga setelah peresmian ini bisa lunas,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang tokoh perantau dan donatur dari Jakarta, Darlis menyebutkan. dukungan perantau terhadap pembangunan kampung halaman merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral untuk ikut memajukan daerah asal.

Ia juga mengajak para perantau lainnya agar terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat kampung guna mendukung berbagai program pembangunan, termasuk di bidang keagamaan dan pendidikan. MIL

Berita Terkait

Leave a Reply