PADANG- Bank Indonesia (BI) Pusat dan Sumatera Barat bersama TNI AL melalui Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II Padang kembali menyelenggarakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB). Kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NRI) melalui penyediaan uang Rupiah Iayak edar hingga wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3 T).
Keberangkatan Tim ERB ke Kepulauan Mentawai dan sekitarnya tersebut dilepas Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Direktur Departemen Pengelolaan Uang (DPU) Bank Indonesia Novyanto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat Mohamad Abdul Majid Ikram, Komandan Kodaeral II Laksamana Muda TNI, Sarimpunan Tanjung, dan pimpinan instansi daerah serta pimpinan perbankan di Sumatera Barat.
Gubernur Sumatera Barat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi Bank Indonesia dalam menghadirkan layanan keuangan hingga ke wilayah kepulauan. Menurutnya, Rupiah tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran, tetapi juga merupakan symbol kedaulatan negara dan kehadiran pemerintah bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.
la juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Bank Indonesia, TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mengatasi tantangan geografis dan memperluas akses layanan kepada masyarakat di daerah yang sulit dijangkau.
Direktur Departemen Pengelolaan Uang (DPU) Bank Indonesia Novyanto menyampaikan, kegiatan ERB di Provinsi Sumatera Barat dilaksanakan pada tanggal 3 sampai 9 Juni 2026. Rute yang akan ditempuh adalah Kepulauan Mentawai, mencakup Pulau Siberut (Maileppet dan Muara Sikabaluan), Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara, dan Pulau Pagai Selatan.
Dalam pelaksanaannya, Kodaeral II memberikan dukungan penuh melalui pengerahan KRI Kurau-856 sebagai sarana distribusi dan pengamanan uang Rupiah di wilayah kepulauan. KRI Kurau-856 merupakan kapal patroli yang menjadi salah satu ujung tombak TNI AL di Kodaeral Il Padang dalam menjalankan tugas menjaga keamanan di laut di Perairan Barat Sumatera.
Program ERB merupakan implementasi amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011, dalam rangka memastikan ketersediaan uang Rupiah yang cukup, berkualitas, dan Iayak edar di seluruh wilayah NKRI. Sinergi strategis antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut telah terjalin sejak tahun 2012 dan telah menjangkau ratusan pulau melalui berbagai kegiatan kas keliling 3 T (Terluar, Terdepan dan Terpencil).
Selain layanan penukaran uang, kegiatan ERB juga mencakup edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, serta upaya merawat uang sebagai simbol kedaulatan bangsa. Program tersebut diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, memperlancar transaksi, serta memperkuat perputaran ekonomi di wilayah kepulauan.
Melalui sinergi Bank Indonesia dan Kodaeral II dengan dukungan KRI Kurau-856, penyelenggaraan ERB 2026 di Sumatera Barat diharapkan tidak hanya menjaga ketersediaan Rupiah layak edar, tetapi juga memperkuat kehadiran negara serta kedaulatan ekonomi di wilayah kepulauan. */F







