Lubuk Basung – — BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Agam Lubuk Basung melaksanakan kegiatan sosialisasi serta monitoring dan evaluasi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Kabupaten Agam, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Ketenagakerjaan Kabupaten Agam. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi perangkat nagari, Badan Permusyawaratan Nagari, serta ekosistem pekerja dan pelaksanaan pembangunan fisik di wilayah nagari se-Kabupaten Agam.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Agam Lubuk Basung, Diyan Handiyana, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya menciptakan rasa aman dan meningkatkan kesejahteraan pekerja di tingkat nagari. Ia menegaskan bahwa perlindungan ini tidak hanya ditujukan bagi pekerja formal, namun juga mencakup pekerja informal yang memiliki peran besar dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi kebutuhan mendasar bagi seluruh pekerja, baik formal maupun informal, khususnya di lingkungan nagari. Dengan adanya perlindungan ini, pekerja dapat bekerja dengan lebih tenang dan produktif,” ujar Diyan Kamis (23/4). di Lubuk Basung
Lebih lanjut, ia juga menghimbau kepada seluruh pemangku kepentingan di tingkat nagari dan pemerintah daerah untuk terus bersinergi dalam memperluas cakupan kepesertaan, terutama bagi pekerja sektor informal dan kelompok rentan yang masih belum terlindungi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ), yaitu program percepatan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja. Melalui kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan pemerintah daerah, diharapkan seluruh pekerja di Kabupaten Agam, termasuk di sektor informal, dapat memperoleh perlindungan yang layak dan berkelanjutan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan kesadaran serta komitmen bersama dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja di ekosistem nagari semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan kerja yang lebih aman, produktif, dan sejahtera. (*)







