Kejari Painan Gelar Pasar Murah Antisipasi Kelangkaan Kebutuhan Pokok Masyaraka
PAINAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Painan, Pesisir Selatan menggelar operasi pasar dan pangan murah untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan serta kenaikan harga kebutuhan bahan pokok menjelang lebaran Idulfitri.
Kegiatan yang bertajuk “Pasar Murah dan Pangan Murah, dalam rangka Adhyaksa Peduli Pada Bulan Ramadhan 1447 Hijriah, itu dilaksanakan di halaman Kantor Kejari setempat, Kamis (12/3/2026) sore.
Dalam kegiatan itu juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Zainal Arifin, Kodim 0311, Kapolres Pessel, Dinas Perdagangan, serta Dinas Perikanan dan Pangan daerah setempat.
Kepala Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan, Mohd. Radyan menyampaikan, kegiatan itu dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi harga kebutuhan bahan pokok yang cenderung mengalami kenaikan menjelang lebaran.
“Seperti kita ketahui menjelang lebaran ini ada lonjakan kebutuhan bahan pokok yang berpengaruh kepada kenaikan harga. Jadi, untuk mengantisipasi itu kita menyediakan barang – barang tersebut agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Mohd Radyan.
Ia mengatakan, melalui operasi pasar tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai bahan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga pasar.
Dengan adanya pasar dan pangan murah itu, katanya, diharapkan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus terbebani oleh lonjakan harga.
“Kita khawatir barang – barang yang kita jual itu menjelang lebaran ini habis di pasar. Kalau pun ada harganya menjadi lebih mahal,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan kalau kebutuhan bahan pokok tersebut menjadi langka sehingga membuat masyarakat resah. Atau kalau ada bahan pokok itu mahal dan dibiarkan, bisa meningkatkan inflasi di daerah.
“Jadi kita meminimalisir itu,” ujar Mohd Radyan.
Dalam kegiatan itu, Kejari Pessel juga terlihat menggandeng, Bulog, Toko Tani Indonesia Center (TTIC), Bank Nagari, Bank BRI setempat, Bapanas, dan Pemkab Pessel.
Dalam kegiatan itu, berbagai kebutuhan bahan pokok yang disediakan dijual lebih murah dari harga pasar.
Seperti terlihat di stand Bapanas, Beras Medium jenis IR 42 dengan berat 5 kilogram, dijual dengan harga Rp80.000 (Rp16.000/kg). Sementara dilihat dari harga pasar (data Dinas Perikanan & Pangan) dijual Rp 17.000/kg, lebih murah Rp1.000.
Begitu juga dengan minyak goreng merek Minyak Kita 1 liter Rp15.000. Sedangkan harga pasar Rp17.000 – 22.000/liter, lebih murah Rp 2.000 – 5.000/liternya.
Kemudian daging ayam broiler dijual di lokasi dengan harga Rp50.000/ekor dengan berat 1,8 kg. Kalau dilihat harga pasar Rp60.000 alias lebih murah Rp10.000. MIL







