PAINAN- Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Doni Harsiva Yandra, menekankan penanganan sungai Batang Bayang penting dipercepat. Termasuk juga perbaikan jaringan irigasi untuk mengurangi risiko banjir sekaligus mendukung sektor pertanian.
Hal itu disampaikan Doni Harsiva Yandra saat bersafari Ramadan di Masjid Jami’atul A’la Kampung Rumah Panjang Koto Berapak Kecamatan Bayang, Pesisir Selatan Kamis (5/3/2026) malam.
“Batang Bayang perlu mendapatkan perhatian serius karena berpotensi menimbulkan bencana bagi masyarakat di sekitar terutama saat musim hujan tinggi,” ujarnya.
Doni melanjutkan, dia mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera melakukan penanganan terhadap kondisi Sungai Batang Bayang tersebut yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Sungai tersebut menjadi sumber bagi sektor pertanian di Kecamatan Bayang termasuk Nagari Koto Berapak yang memiliki lahan pertanian yang cukup luas.
Selain penanganan sungai, perbaikan saluran irigasi juga harus menjadi perhatian utama. Jaringan irigasi merupakan sarana vital bagi petani untuk menjaga kelancaran distribusi air ke lahan pertanian.
“Jadi, kondisi jaringan irigasi perlu juga penanganan karena dapat mempengaruhi produktivitas pertanian jika tidak segera diperbaiki,” ujar Doni.
Pada kegiatan Safari Ramadan 1447 H/2026 M itu, Doni Harsiva Yandra menyerahkan bantuan secara simbolis untuk kelanjutan pembangunan masjid Baitul’ala sebesar Rp25 juta melalui APBD Provinsi Sumatera Barat. Bantuan itu diterima oleh pengurus Masjid, Ancin didampingi tokoh masyarakat Khairijal dan Wali Nagari Koto Berapak, Lazuardi. Mil







