PADANG – Pemerintah Kota Padang kembali mencatat prestasi dengan meraih tiga penghargaan pada ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Sumatera Barat tahun 2025. Acara yang ditukangi Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Barat tersebut digelar di Auditorium Gubernuran, Selasa (18/11/2025) malam.
Tiga penghargaan tersebut adalah peringkat I Keterbukaan Informasi Publik kategori Pemerintah Kabupaten/Kota, predikat Badan Publik Informatif dalam Monitoring dan Evaluasi KIP 2025 serta penghargaan “Achievement Motivation Person 2025” untuk Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir. Seluruh penghargaan diserahkan oleh Ketua KI Provinsi Sumatera Barat Musfi Yendra.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan, pencapaian yang diraih itu merupakan prestasi bermakna karena berkaitan dengan keterbukaan informasi publik. Kota Padang pada tahun pertama masa kepemimpinannya bersama Wali Kota Padang, Fadly Amran.
“Prestasi ini memiliki makna besar karena berkaitan dengan keterbukaan informasi publik. Melalui program unggulan Padang Amanah, kami berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan berbasis digital agar masyarakat dapat mengakses informasi kapan pun dan di mana pun,” ujarnya.
Maigus menegaskan bahwa kepemimpinan tidak sekadar menjalankan jabatan, tetapi memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik serta transparan. Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Padang yang dinilai konsisten menjaga dan memperkuat sistem keterbukaan informasi.
“Saya mengapresiasi Dinas Kominfo Kota Padang yang telah mengembangkan dan memperkuat sistem keterbukaan informasi melalui berbagai aplikasi pelayanan publik. Semoga capaian ini terus kita tingkatkan,” kata Maigus yang saat itu hadir bersama Kepala Dinas Kominfo, Boby Firman.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap seluruh badan publik yang berkomitmen menjalankan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Diskominfo Kota Padang yang dinilai berperan besar dalam menjaga dan mengembangkan sistem keterbukaan informasi melalui berbagai aplikasi layanan publik. Kehadiran Kepala Dinas Kominfo, Boby Firman, turut memperkuat komitmen tersebut.
“Saya memberikan apresiasi kepada Dinas Kominfo Kota Padang yang telah berhasil menjaga, mengembangkan, dan memperkuat sistem keterbukaan informasi melalui berbagai aplikasi pelayanan publik. Semoga hal ini terus kita jaga dan tingkatkan tentunya,” tambahnya.
Mewakili gubernur, ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan pondasi penting dalam mewujudkan demokrasi dan pembangunan daerah. Menurutnya, transparansi adalah elemen yang tidak dapat dipisahkan dari pemerintahan modern.
“Pemprov Sumbar mengapresiasi upaya KI Provinsi Sumbar dalam mendorong badan publik dan tokoh-tokoh agar konsisten menjalankan amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Selamat kepada seluruh penerima penghargaan,” ujarnya.
Ketua KI Provinsi Sumatera Barat, Musfi Yendra, kembali menegaskan bahwa keterbukaan informasi bukan semata kewajiban badan publik, tetapi juga kebutuhan untuk mendorong partisipasi masyarakat yang lebih luas. KI terus menguatkan budaya transparansi di seluruh kabupaten/kota.
“Penghargaan ini diberikan melalui proses penilaian ketat kepada badan publik yang memperoleh predikat informatif, serta tokoh-tokoh yang terbukti berkomitmen dalam memajukan keterbukaan informasi di Sumbar untuk tahun 2025,” jelas Musfi. DU







