AGAM – Pemkab Agam akhir bulan ini akan mencanangkan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Marginal (GP3M). Pencanangan GP3M direncanakan dilaksanakan pada 23 Mei 2016 di STPDN Kecamatan Baso.
Ketua Pelaksana GP3M, Fauzir kepada padangmedia.com, Selasa (3/5) berharap sasaran GP3M bisa tercapai. Pencanangan dilakukan berdasarkan keputusan bupati Agam No. 103 Tahun 2016.
Menurutnya, GP3M adalah upaya pendidikan yang diprakarsai pemerintah yang diwujudkan secara terpadu dengan penduduk setempat untuk meningkatkan kondisi sosial, ekonomi dan memberdayakan masyarakat, khususnya kaum perempuan marjinal.
Kegiatan pencanangan akan mengundang 1.500 peserta dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Warga Belajar Cawan, Simpan Pinjam Perempuan (SPP), UMKM, Kelompok Wanita Tani (KWT) dan lainnya.
Kegiatan tersebut juga akan merangkul penggiat perempuan dari Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bisa dipasarkan secara nasional. Pencanangan GP3M akan dilaksanakan pada 20 kabupaten kota se Indonesia termasuk Kabupaten Agam di Sumatera Barat.
Dikatakannya, panitia telah melakukan berbagai persiapan. Termasuk rapat teknis Rabu (3/5) kemarin di SD Negeri 15 Koto Tangah Kecamatan Tilatang Kamang dengan melibatkan Muspida plus, Kepala SKPD Kabupaten Agam, Camat, PKK Agam, kepala puskesmas dan lainnya. (fajar)






