Disepakati, Perubahan KUA PPAS APBD Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2025
  • Home
  • Berita
  • Disepakati, Perubahan KUA PPAS APBD Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2025

Disepakati, Perubahan KUA PPAS APBD Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2025

Payakumbuh — Pemko Payakumbuh dan DPRD Kota Payakumbuh menandatangani Nota Kesepakatan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2025, dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD setempat, Sabtu (19/07/2025).

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda.

Sekda Rida Ananda menyampaikan bahwa penandatanganan ini merupakan wujud sinergi dan kemitraan antara eksekutif dan legislatif yang terus terjaga dengan baik.

“Penandatanganan perubahan KUA dan PPAS APBD Tahun 2025 membuktikan kemitraan dan sinergisitas antara eksekutif dan legislatif terus terjaga. Harapannya, kondisi ini menjadi modal utama untuk membangun Kota Payakumbuh ke depan,” kata Sekda Rida Ananda.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan masukan dari DPRD yang dinilai konstruktif bagi penyempurnaan perencanaan anggaran daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah memberikan perhatian berupa saran, kritik, dan ide-ide yang membangun terhadap berbagai program dan kegiatan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Rida menjelaskan bahwa nota kesepakatan perubahan KUA-PPAS tersebut menjadi pedoman dan dasar bagi Pemko Payakumbuh dalam menyusun Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan APBD 2025.

“Tim anggaran pemerintah daerah akan segera melakukan asistensi terhadap rencana kerja dan anggaran perangkat daerah berdasarkan dokumen perubahan KUA dan PPAS yang telah disepakati ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa berbagai catatan, koreksi, rekomendasi, serta kritik dan saran dari Badan Anggaran DPRD akan dirangkum dan dijadikan materi dalam rangka penyempurnaan dokumen anggaran serta penyusunan Rancangan Perubahan APBD 2025.

Berdasarkan dokumen perubahan KUA-PPAS, pendapatan daerah Kota Payakumbuh mengalami kenaikan sebesar Rp6.916.564.743, dari semula Rp755.878.488.772 menjadi Rp762.795.053.515.

Sementara itu, belanja daerah naik sebesar Rp16.048.910.515, dari semula Rp828.661.781.131 menjadi Rp844.710.691.646.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra, menyambut baik penandatanganan perubahan KUA-PPAS tersebut.

Ia berharap Pemko Payakumbuh segera menindaklanjuti kesepakatan ini dengan pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD 2025.

“Setelah penandatanganan perubahan KUA-PPAS ini, kami berharap Pemerintah Kota Payakumbuh segera menyampaikan Ranperda Perubahan APBD 2025 untuk dapat kita bahas bersama,” pungkasnya. (Ady)
Pemko Payakumbuh Menggelar Sholat Istisqa dan Doa Bersama di Lapangan Mangkudu Balai Jariang
Pemko Payakumbuh Menggelar Sholat Istisqa dan Doa Bersama di Lapangan Mangkudu Balai Jariang

Payakumbuh — Menghadapi kemarau yang berkepanjangan dan belum turunnya hujan di wilayah Kota Payakumbuh, Pemerintah Kota Payakumbuh bersama masyarakat menggelar Sholat Istisqa dan doa bersama pada Minggu pagi, 20 Juli 2025 di Lapangan Mangkudu Balai Jariang, Kelurahan Koto Nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Kegiatan ini diikuti ratusan warga, tokoh masyarakat, pemuka agama, serta jajaran pemerintah kelurahan dan kecamatan setempat. Hadir langsung Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, yang turut mengikuti jalannya ibadah dan menyampaikan sambutan mewakili Pemerintah Kota Payakumbuh.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas antusiasme dan kepedulian masyarakat dalam menghadapi fenomena kekeringan yang sedang melanda.

“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang telah hadir dan bersama-sama memanjatkan doa. Ini adalah bentuk kekuatan kebersamaan kita sebagai umat yang percaya akan kekuasaan Allah SWT,” ucap Elzadaswarman.

Elzadaswarman menambahkan bahwa berdasarkan pengamatan, hujan sudah cukup lama tidak turun di wilayah Kota Payakumbuh, dan hal ini telah mulai berdampak pada sektor pertanian, ketersediaan air bersih, hingga kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Kita sebagai hamba Allah hanya bisa memohon dengan ikhlas kepada Yang Maha Kuasa agar berkenan menurunkan hujan dan mengakhiri musim kering ini. Doa bersama ini adalah bentuk keikhlasan kita sebagai umat dan bagian dari usaha spiritual,” lanjutnya.

Sementara itu, Lurah Balai Tangah Koto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Senada dengan itu, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Payakumbuh, dalam keterangannya, menuturkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat ibadah, tetapi juga bentuk edukasi keagamaan kepada masyarakat untuk senantiasa mengingat Tuhan dalam segala kondisi, termasuk ketika menghadapi bencana alam seperti kekeringan.

Sholat Istisqa sendiri merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW ketika umat Muslim mengalami kekeringan panjang. Doa yang dilantunkan secara bersama-sama dipanjatkan agar Allah menurunkan rahmat-Nya dalam bentuk hujan yang membawa keberkahan.

Kegiatan ini berlangsung dengan khusyuk dan penuh harap, diiringi suasana yang teduh meski panas matahari terasa menyengat. Warga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib dan penuh kekhidmatan.

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap kegiatan serupa dapat terus digelorakan sebagai bentuk pendekatan spiritual sekaligus sosial dalam menghadapi tantangan alam yang datang silih berganti.(Ady)
“Batogak Rumah Manaiakkan Kudo-Kudo” di Kenagarian Koto Nan Ampek
“Batogak Rumah Manaiakkan Kudo-Kudo” di Kenagarian Koto Nan Ampek

Payakumbuh – Pemko Payakumbuh mengapresiasi pelaksanaan kegiatan budaya bertajuk “Batogak Rumah Manaiakkan Kudo-Kudo” yang digelar di Kenagarian Koto Nan Ampek, Minggu (20/07/2025).

Acara ini merupakan bagian dari program “Satu Nagari Satu Event” yang bertujuan melestarikan adat dan budaya lokal Minangkabau.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, menyampaikan apresiasinya terhadap masyarakat Koto Nan Ampek yang telah berinisiatif dan berkomitmen menjaga warisan budaya.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kenagarian Koto Nan Ampek,” kata Wawako Elzadaswarman.

Menurut dia, tema yang diangkat kali ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan mengandung makna filosofis yang mendalam.

Batogak Rumah Manaiakkan Kudo-Kudo merepresentasikan nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun, seperti gotong royong, musyawarah, serta kepatuhan terhadap norma adat.

“Tradisi mendirikan rumah adat bukan hanya tentang membangun fisik bangunan, tapi juga simbol pembentukan keluarga, penataan masyarakat, dan pelestarian nilai-nilai adat,” ujarnya.

Ia menegaskan, melalui event ini, masyarakat tidak hanya mempertontonkan pertunjukan budaya, tetapi juga mengukuhkan identitas sebagai bagian dari masyarakat Minangkabau yang kaya akan adat dan tradisi.

Elzadaswarman menambahkan, Pemko Payakumbuh bersama Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), KAN se-Kota Payakumbuh, dan Bundo Kanduang sangat mendukung penuh inisiatif masyarakat dalam mengembangkan potensi nagari.

“Program Satu Nagari Satu Event bukan hanya wadah pelestarian budaya, tetapi juga sarana promosi pariwisata lokal dan penggerak ekonomi kreatif masyarakat. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua LKAAM Kota Payakumbuh Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, menyebut kegiatan ini sebagai upaya membangkitkan kembali kelestarian adat di 10 nagari yang ada di Payakumbuh.

“Kita berharap, dengan satu event satu nagari ini, adat dan budaya Minangkabau bisa terus dilestarikan untuk masa yang akan datang,” ujarnya.

Dt. Parmato Alam menambahkan, kegiatan ini juga memberi ruang bagi generasi muda nagari untuk menampilkan keterampilan seni dan budaya, serta menjadi wadah bagi UMKM lokal untuk mempromosikan produk-produk mereka.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin baik lagi,” pungkasnya. (Ady)

Berita Terkait

Leave a Reply