PADANG- Warga Kota Padang menunjukkan kepuasan atas kinerja seratus hari program kerja Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota, Maigus Nasir. Berbanding dengan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Padang, masih belum semua menunjukkan kinerja yang baik, sehingga ke depan perlu “tancap gas” setelah pemanasan tahap awal tersebut.
Diketahui dari survei yang dilakukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas (Unand). Dipaparkan Prof. Dr. Asrinaldi selaku Ketua Tim Peneliti evaluasi kinerja Wali Kota Padang dan Wakil Wali Kota Padang.
Survei dilakukan mengambil dua responden berbeda, pertama responden acak dari warga Kota Padang sebanyak 640 orang dari 11 kecamatan. Responden kedua adalah responden ahli yang berjumlah 100 orang yang berasal dari akademisi dan peneliti (15 orang), tokoh masyarakat & agama (20 orang), pimpinan ormas & LSM (10 orang), pelaku dunia usaha (10 orang), tenaga profesional (10 orang) jurnalis dan media lokal (5 orang), anggota DPRD/politisi partai politik (10 orang), serta pemuda dan mahasiswa (10 orang).
“Untuk responden warga, sebanyak 79,7 persen menunjukkan kepuasan (puas – sangat puas) dengan kinerja wali kota dan wakil wali kota. Sementara 17,5 persen kurang puas dan 3,8 persen lain tidak puas,” katanya dalam Forum Group Discussion (FGD) Evaluasi Kinerja Pemerintah Kota Padang yang digelar Bappeda Kota Padang di Ruang Bagindo Aziz Chan, Jumat (20/6/2025).
Sementara untuk responden ahli menunjukkan kepuasan yang lebih tinggi, yaitu 86 persen (puas – sangat puas). Sisanya, 12 persen kurang puas dan 2 persen lain sangat tidak puas. Kepuasan juga ditunjukkan warga terhadap kinerja Pemko Padang dengan tingkat kepuasan 77,4 persen (puas – sangat puas). Sementara 19,2 persen kurang puas dan 3,4 persen tidak puas.
“Untuk responden ahli, 67 persen puas dan sangat puas. Sementara 29 persen kurang puas dan 4 persen tidak puas,” ujarnya.
Wali Kota Padang, Fadly Amran membuka kegiatan FGD tersebut menyebutkan bahwa survei yang dilakukan murni akademis dan riset serta dapat dijadikan acuan untuk perbaikan dalam pembangunan Kota Padang ke depan.
“Seratus hari kemarin baru “memanaskan mesin”. Ke depan saya akan meminta seluruh OPD untuk bekerja lebih keras demi mewujudkan visi misi dan program unggulan (progul) yang sudah disusun,” terangnya dalam FGD yang diikuti seluruh OPD di lingkungan Pemko Padang itu. DU






