
PADANG — Workshop bertajuk Eau de Passion sukses diselenggarakan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Andalas dalam rangka tugas akhir mata kuliah Event Public Relations. Bertempat di Ruang Studio PKM Universitas Andalas, kegiatan ini menjadi salah satu dari tiga event unggulan mahasiswa pada semester ini.
Bekerja sama dengan Heritage Fragrances, acara ini menghadirkan perpaduan antara pembelajaran teori dan praktek seputar parfum yang dirancang khusus untuk mahasiswa dan generasi muda. Total sebanyak 31 peserta dari berbagai universitas di Padang turut berpartisipasi dalam workshop ini. Mereka mendapatkan materi mulai dari pengenalan jenis-jenis wewangian, karakteristik aroma, hingga tips memilih parfum sesuai kepribadian.
Suasana kegiatan terasa hangat, kreatif, dan sangat interaktif. Peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat berkesempatan meracik parfum mereka sendiri yang kemudian bisa dibawa pulang. Instruktur profesional dari Heritage Fragrances secara langsung membimbing sesi praktik, sehingga peserta dapat belajar langsung dari ahlinya.
“Workshop ini bukan hanya tentang parfum, tetapi tentang bagaimana aroma bisa menjadi bagian dari identitas diri. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang personal namun tetap edukatif,” ujar Silvina Febiola, Ketua Pelaksana, saat ditemui pada Senin (16/6).
Ditambahkan Silvina, keberhasilan Eau de Passion juga tidak lepas dari kerja sama tim panitia yang solid dan dukungan dosen pengampu mata kuliah. Seluruh proses perencanaan hingga pelaksanaan dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat kolaboratif. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu merancang event yang tidak hanya menarik secara konsep, tetapi juga memberikan nilai tambah secara edukatif dan praktis bagi para peserta.
“Iven ini tak hanya menjadi sarana edukatif, tetapi juga menjadi ajang promosi yang efektif bagi Heritage Fragrances dalam menjangkau pasar muda yang semakin kritis dan selektif. Kolaborasi ini diharapkan membuka peluang kerja sama lebih luas antara dunia industri dan akademik, khususnya dalam menciptakan event kreatif,” katanya .
Dengan fasilitas memadai dan pendekatan pembelajaran partisipatif, menurut Silvina, Eau de Passion berhasil menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, inspiratif, dan membekas. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa penyelenggaraan event mahasiswa dapat mencapai standar profesional ketika dilaksanakan dengan semangat kolaboratif dan inovatif. (ulva)






