Ketua DPRD Sumbar Minta Perkuat Basis Data Kendaraan Bermotor
  • Home
  • Berita
  • Ketua DPRD Sumbar Minta Perkuat Basis Data Kendaraan Bermotor

Ketua DPRD Sumbar Minta Perkuat Basis Data Kendaraan Bermotor

Samsat Solok Perkuat Basis Data Kb Copy

SOLOK- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Muhidi meminta pemerintah provinsi melalui OPD terkait memperkuat basis data kendaraan bermotor yang ada. Hal itu dibutuhkan untuk menjadi patokan dalam menentukan target pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak kendaraan bermotor (PKB) yang lebih akurat dan maksimal.

Hal itu ditegaskan Muhidi saat berkunjung ke Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sistim Manunggal Satu Atap (Samsat) di Kota Solok, Sabtu (11/1/2-25). Menurutnya, dengan basis data yang akurat, dapat menentukan target PAD yang lebih efektif dan maksimal.

“Basis data ini diperlukan, agar penetapan dan pencapaian target PAD bisa maksimal. Harus terbangun komunikasi dan koordinasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota untuk meningkatkan PAD mengingat pendapatan daerah menurun akibat opsen pajak,” kata Muhidi.

Dia berharap, basis data kendaraan bermotor tersebut dapat dioptimalkan. OPD terkait hendaknya melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mendapatkan akurasi data tersebut serta mengoptimalkan perangkat teknologi untuk kebutuhan pendataan.

Dalam kesempatan itu Muhidi juga mengimbau masyarakat untuk taat membayar pajak. Untuk mendorong kepatuhan masyarakat, pihak terkait bisa melakukan berbagai Langkah seperti memberi penghargaan dan sebagainya. Meskipun pemutihan pajak juga efektif untuk mendorong peningkatan kepatuhan tersebut, namun harus ada upaya atau inovasi lainnya.

Dalam kesempatan menerima kunjungan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat tersebut, Kepala UPTD Samsat Kota Solok Adrian Fatriska menyebutkan, pihaknya masih bisa memaksimalkan potensi penerimaan dari pajak kendaraan bermotor pada tahun 2025. Hal itu diyakini mengingat kepatuhan masyarakat Kota Solok dalam membayar pajak cukup tinggi, saat ini tingkat kepatuhannya termasuk tiga besar di Sumatera Barat.

“Kami akan terus berupaya memaksimalkan potensi itu melalui pemetaan dan pendataan kendaraan bermotor agar penerimaan bisa terus meningkat seiring perkembangan jumlah kendaraan bermotor yang ada,” ucapnya. F

Berita Terkait

Leave a Reply