
PADANGPANJANG- Setelah dicanangkannya Gerakan Wakaf Buku untuk Perpustakaan, Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Padangpanjang siap menjemput buku yang ingin diwakafkan warga.
“Jika ada warga yang berniat mewakafkan buku dan tidak sempat mengantarkan, petugas kami siap menjemput,” kata Kepala Perpustakaan dan Arsip Kota Padangpanjang Darsyaf Hendrizal, Selasa (19/4).
Ia menyebutkan menjemput langsung ke rumah masyarakat tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan dengan pelayanan seperti ini, semakin banyak masyarakat yang berniat beramal melalui wakaf buku ke perpustakaan.
Menurutnya, jumlah buku yang ada di Perpustakaan daerah baru sekitar 13 ribu eksemplar dari berbagai judul. Jumlah tersebut masih kurang mengingat idealnya perpustakaan tersebut mestinya memiliki 25 ribu eksemplar.
Gerakan wakaf buku di Padangpanjang sudah di-launcing oleh Walikota Hendri Arnis pada Senin (18/4) lalu. Sebelum di-launcing, Kantor Perpustakaan dan Arsip sudah menerima sumbangan buku dari masyarakat sebanyak 817 eksemplar. Gerakan wakaf buku itu dilakukan, katanya mengingat ketersediaan buku di perpustakaan masih kurang jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Padang Panjang.
Dia menambahkan, perpusatakaan daerah Padangpanjang saat ini mendapat kunjungan 2.800 orang setiap Minggu. Gerakan Wakaf Buku diharapkan bisa manambah koleksi buku di perpustakaan daerah tersebut.
Anggota DPRD Padang Panjang, Hendra Saputra mendukung sepenuhnya Gerakan Wakaf Buku yang dilakukan oleh Kantor Perpustakaan dan Arsip setempat.
“Semakin banyak yang menyumbang semakin banyak ilmu yang ada di Perpustakaan dan bisa dijadikan referensi oleh masyarakat Padangpanjang khususnya dan Sumbar umumnya,” katanya. (feb/humas)







