Tuan Rumah FABN III, Raja-Raja Nusantara Dijamu Makan Bajamba di Padang
  • Home
  • Berita
  • Tuan Rumah FABN III, Raja-Raja Nusantara Dijamu Makan Bajamba di Padang

Tuan Rumah FABN III, Raja-Raja Nusantara Dijamu Makan Bajamba di Padang

Image

PADANG – Pemerintah Kota Padang menjamu puluhan raja, sultan dan pemangku adat dari seluruh Nusantara di Gedung Youth Center, Kamis (5/9/2024). Jamuan makan bajamba atau makan beradat itu digelar dalam rangka menjadi tuan rumah Festival Adat dan Budaya Nusantara (FABN) III.

FABN III yang berlangsung selama empat hari (mulai tanggal 4 hingga 7 September 2024) itu bertujuan mempererat silaturahmi antar kerajaan dan kesultanan serta melestarikan warisan budaya Nusantara. Para tamu kehormatan disambut dengan meriah. Mereka disuguhi hidangan tradisional Minangkabau yang disajikan dengan adat istiadat makan bajamba, sebuah tradisi makan bersama yang melambangkan keakraban dan persatuan.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang, Yosefriawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya FABN di Kota Padang. Dia juga menyampaikan sambutannya kepada para sultan dan raja sebagai tokoh penting dan sangat dihormati dalam sejarah Nusantara.

“Raja dan Sultan merupakan tokoh – tokoh penting dari sejarah Nusantara. Eksistensi para raja dan sultan hingga kini masih sangat dihormati oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut ia berharap FABN dapat menjadi ajang silaturahmi yang memperkuat tali persaudaraan antar kerajaan dan kesultanan. Acara tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana promosi budaya Nusantara kepada generasi muda.

Senada dengan Yosefriawan, Ketua Umum MATRA, Yang Mulia KPH Andi Bau Malik Barammamase Karaenta Tukajannangang Satrio Sasmito dari Kerajaan Gowa menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

“Apresiasi kepada Kota Padang yang ternyata di tengah kemajuannya adat istiadat masih tetap terjaga,” katanya.

Prosesi makan bajamba yang menjadi bagian dari acara pembukaan FABN menarik perhatian para tamu. Menurut Andi Bau Malik, tradisi makan bersama tersebut merupakan simbol persatuan dan keakraban antara raja, sultan, dan masyarakat.

“Apa yang kita lakukan pada malam ini adalah silaturahmi antara para raja dan sultan dengan masyarakat,” tandasnya.

FABN ke-3 di Kota Padang diikuti oleh 29 raja, sultan, dan pemangku adat dari berbagai kerajaan di Nusantara, seperti Kerajaan Gowa, Istana Si Lindung Bulan, Tapak Tuan Aceh Selatan, dan banyak lagi. DU

Berita Terkait

Leave a Reply