
PADANG – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pariwisata memberikan pelatihan bagi pelaku ekonomi kreatif subsektor musik. Pelatihan itu berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (28/8) sampai dengan Kamis (30/8) di Youth Center Padang.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yudi Indra Syani saat membuka pelatihan mengatakan, pihaknya ingin menggali potensi musik sebagai subsektor ekonomi kreatif agar bisa berkembang menjadi industri kreatif. Bukan saja pemusiknya tetapi termasuk juga di dalamnya penyanyi, penulis lagu, komposer dan lainnya.
“Nantinya dapat menjadikan musik sebagai pekerjaan yang mendatangkan penghasilan. Kami berharap pelatihan ini hari ini dimanfaatkan peserta dengan maksimal untuk meningkatkan kemampuan para pemusik dalam menjadikan hobi mereka sekaligus sebagai sumber penghasilan,” kata Yudi.
Selanjutnya, dia memaparkan, potensi musik yang dimiliki Kota Padang bisa menjadi batu loncatan untuk mengembangkan perekonomian. Terbukti banyak pemusik lokal yang eksis dan membuat kreasi dalam bermusik serta menjadikan musik sebagai pekerjaan.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Padang Wirdanis dalam laporannya menyebutkan, narasumber yang dihadirkan diantaranya, Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar, Prof. Dr. Ardipal dan Loqo Alhamra Fiqri.
“Narasumber yang dihadirkan adalah orang yang berpengalaman dalam bidangnya, profesional sekaligus praktisi juga akademisi,” ujarnya.
Peserta latihan berjumlah 50 orang merupakan pemusik pemula dan berbakat yang tergabung dalam komunitas pelaku ekonomi kreatif subsektor musik di Kota Padang. DU






