PAYAKUMBUH- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Supardi mengalokasikan pokok-pokok pikiran (Pokir) nya untuk mendorong pergerakan ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan keterampilan bagi kelompok Wanita Rentan Sosial Ekonomi (WRSE).
Pelatihan bagi kelompok WRSE tersebut adalah membikin kue yang dilaksanakan di SMK 3 Kota Payakumbuh selama dua hari (7 sampai 8 Maret 2024). Supardi menegaskan, pelatihan tersebut adalah memotivasi kaum perempuan untuk meningkatkan produktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan keterampilan yang dimiliki.
“Pelatihan membikin kue ini menjadi motivasi bagi kaum perempuan yang rentan dalam hal ekonomi untuk meningkatkan produktivitas berbekal keterampilan yang dimiliki untuk mendapatkan penghasilan guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.” kata Supardi saat membuka pelatihan tersebut Kamis (7/3/2024).
Menurut Supardi, bantuan berupa pelatihan keterampilan akan lebih memberikan manfaat jangka panjang kepada masyarakat dibanding bantuan berupa uang yang diberikan dan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sesaat. Dengan melatih kaum ibu membikin kue, maka akan menjadi peluang usaha yang bisa ditekuni secara berkelanjutan.
“Kaum perempuan khususnya yang mendapat pelatihan ini tentunya juga harus memotivasi diri bahwa keterampilan yang diperoleh bisa dijadikan sebagai peluang usaha. Jika ditekuni bukan tidak mungkin usaha membuat kue ini menjadi sebuah usaha yang besar nantinya,” ujarnya.
Menurutnya, pelatihan tersebut hanyalah sebagai stimulus, untuk memancing kreativitas namun pada akhirnya semangat dari penerima pelatihan yang akan menentukan apakah program tersebut bermanfaat atau tidak. Untuk itu, yang paling penting adalah tekad yang kuat dan terus mengembangkan keterampilan sehingga bisa berkreasi menghasilkan kue olahan yang bervariasi.
“Kunci pertama dari setiap usaha adalah semangat, kemudian keterampilan dan selanjutnya terus berinovasi dan mengembangkan keterampilan yang dimiliki,” ucapnya. F






