
PADANG – Peringatan hari lahir atau Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriyah momentum meningkatkan kepedulian masyarakat. Sebagaimana akhlak Rasulullah yang menjadi teladan umat.
“Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk meneladani akhlak terpuji Rasulullah. Semangat keteladanan itu salah satunya meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat,” kata Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Padang, Edi Hasymi saat memberi arahan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Nurul Iman, Jumat (29/9/2023).
Edi Hasymi menyebut, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, mestilah dimaknai untuk introspeksi dan memperkuat keimanan. Teladan pada diri Rasulullah dan pengajaran yang dibawa itu diterapkan dalam kehidupan.
“Dengan peringatan ini menjadi bahan introspeksi, apakah kita sudah menerapkannya dalam kehidupan sekaligus meneladani Rasul. Sebab itulah inti dari peringatan tersebut,” ujarnya.
Di samping itu, dia juga berpesan terkait peringatan gempa yang akan diselenggarakan besok (Sabtu, 30 September 2023).
“Peringatan gempa besok adalah kesempatan untuk kita mengambil hikmah dan pelajaran. Penting untuk selalu siap menghadapi bencana. Ikut peduli dengan menyiapkan diri ketika terjadi bencana,” imbuhnya.(du)







