
PADANG- PT Pertamina Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Minangkabau melakukan aksi bersih-bersih di kawasan konservasi Pantai Tiram, Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (25/6/2023). Aksi tersebut dilaksanakan dalam memperingati Bulan Cinta Laut, dengan merangkul berbagai pihak terkait.
Operation Head DPPU Minangkabau, I Komang Budhiarta menjelaskan, aksi tersebut sebagai bentuk dukungan Pertamina dalam menjaga kelestarian lingkungan serta konservasi satwa dilindungi. Menurutnya, Pantai Tiram termasuk objek wisata yang cukup ramai dikunjungi.
“Selain itu, lokasinya berdekatan dengan Pulau Bando yang merupakan salah satu pulau di Kawasan Konservasi Pulai Pieh yang menjadi tempat penyu bertelur, diharapkan menjadi solusi bagi permsalahan sampah di wilayah konservasi tersebut,” kata Komang.
Kegiatan yang mengusug tema “Aset Berdaya Masyarakat Konservasi Sejahtera” tersebut dilakukan dengan melibatkan 50 peserta dari berbagai lembaga pemerintah dan swasta. Juga melibatkan berbagai kelompok masyarakat yang peduli dalam pelestarian lingkungan.
Pembersihan sampah dibagi dalam 10 kelompok, menyebar di sepanjang Pantai Tiram untuk melakukan pengumpulan sampah. Total sampah terkumpul dalam kegiatan itu mencapai 109,3 kilogram terdiri dari sampah organik dan sampah anorganik.
Selain pembersihan di sekitar area bibir pantai, dalam kesempatan tersebut, Kelompok Bank Sampah Sabahat Alam (BSSA) yang ikut terlibat juga memberikan “sharing knowledge” terkait pemilahan sampah anorganik dan peluang pengembangan potensi sampah serta pemetaan kerjasama dengan BSSA KAIC untuk melakukan kegiatan tabungan sampah di wilayah Kawasan Konservasi Pantai Tiram.
Suharsi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Padang Pariaman berharap kegiatan tersebut dapat ditingkatkan ke arah sinergitas berbagai pemangku kepentingan untuk pengembangan wilayah konservasi. “Kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya edukasi kepada masyarakat dalam mengelola sampah dengan tujuan untuk mendukung konservasi habitat penyu di wilayah Pulau Pieh,” kata Suharsi.
Terepisah, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria menuturkan, kegiatan tersebut selaras dengan pengarusutamaan Environment Social & Government dan SDGs. “Tentunya sangat mendukung tujuan ESG dan pembangunan berkelanjutan atau SDGs, yaitu poin 14 tentang Ekosistem Lautan dan poin 15 tentang Ekosistem Daratan,” jelas Satria. */F






