
PADANG- Orang tua harus berperan aktif dalam memantau perkembangan perilaku anak yang tengah memasuki usia remaja. Pada masa usia labil tersebut, perhatian orang tua sangat besar pengaruhnya dalam mengontrol anak sehingga tidak sampai terjerumus kepada kenakalan serius yang bisa merusak masa depan.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat saat bersafari Ramadan ke Masjid Baitul Makmur Perumnas Belimbing Kecamatan Kuranji Kota Padang, Rabu (29/3/2023). Suwirpen menegaskan, pola mendidik anak berkembang secara dinamis namun peran orang tua tetap pada posisi yang sangat menentukan dalam tumbuh kembang.
“Pola mendidik anak itu dinamis, menyesuaikan dengan perkembangan zaman namun tetap yang paling menentukan adalah peran orang tua yang harus memberikan perhatian sehingga anak-anak tidak terjerumus kepada pergaulan yang merusak masa depan mereka,” kata Suwirpen.
Dia mengingatkan, saat ini banyak sekali kondisi yang bisa mengancam masa depan anak-anak. Mulai dari perilaku negatif atau menyimpang, narkoba, dan kenakalan-kenakalan remaja yang bisa berakibat fatal seperti tawuran dan sebagainya.
“Dalam hal ini, kontrol dari orang tua dengan memberikan perhatian penuh kepada anak-anak sangat menentukan sehingga anak-anak tidak mencari perhatian di luar dengan melakukan tindakan negatif yang bisa merugikan kehidupan mereka di masa depan,” ulasnya.
Suwirpen mengajak para remaja untuk banyak mengisi waktu luang dengan belajar dan kegiatan bermanfaat lainnya. Selain itu, banyak terlibat dalam aktivitas keagamaan di masjid juga bisa dilakukan agar terhindar dari aksi-aksi kenakalan remaja serta terjerumus kepada penyalahgunaan narkoba, tawuran dan sebagainya.
Dia juga mengajak masyarakat untuk selalu memakmurkan masjid terutama pada saat bulan suci Ramadan. Masjid bukan sekedar tempat beribadah tetapi juga bisa digunakan sebagai pusat kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Dengan banyak beraktivitas di masjid akan membawa kesejukan dalam hati dan pikiran sehingga melahirkan ide-ide positif dalam menciptakan kerukunan antar warga serta merencanakan pembangunan di lingkungannya,” ajaknya.
Menyoal aksi tawuran, Camat Kuranji, Yandra yang hadir dalam kesempatan itu mengakui beberapa waktu lalu di wilayahnya pernah terjadi aksi kenakalan remaja tersebut. Untuk itu ia mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ketenteraman lingkungan dan melakukan pengawasan kepada anak-anak remaja.
“Ini hendaknya menjadi perhatian bagi masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga ketenteraman lingkungan, mengawasi anak-anak remaja agar kejadian seperti itu tidak terjadi lagi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Suwirpen yang merupakan pimpinan Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyerahkan bantuan dari pemerintah provinsi sebesar Rp50 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang operasional Masjid Baitul Makmur serta untuk membangun fasilitas sehingga menjadi masjid yang semakin nyaman tempat beribadah dan berkumpul bagi masyarakat. F






