
PADANG – Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar mengatakan membangun budaya literasi di lingkungan masing-masing adalah amal jariah yang perlu terus menerus dikembangkan. Ungkpan ini disampaikan Syaifullah saat melakukan kunjungan ke Rumah Baca Teras Talenta, Selasa (21//3/23) yang berlokasi di Jalan Cindua Mato kawasan Lapai Padang..
Menikmati ruangan rumah Baca Teras Talenta yang dikelola swadaya dengan ribuan buku-buku, Syaifullah menyatakan kekagumannya pada manager Teras Talenta Ranti Arastri didampingi Founder Sumbar Talenta Indonesia Sastri Bakry.
“Rumah baca yang dikelola dengan mandiri, benar-benar luar biasa. Kelihatannya mudah, tetapi sebenarnya tidak mudah. Pekerjaan yang luar biasa, untuk kepentingan masyarakat dan akan menjadi amal jariah,” ujar Syaifullah memberi apresiasi atas keberadaan Rumah Baca Teras Talenta.
Syaifullah menyempatkan diri berkeliling Teras Talenta dan melihat- lihat ribuan koleksi buku dari beragam genre yang dipajang di perpustakaan sederhana tersebut.
“Rumah baca ini setiap hari didatangi anak- anak usia SD dan SMP sekitar kelurahan Cindua Mato, dan sesekali mahasiswa Unand, UIN dan UNP juga datang untuk menulis atau membuat skripsi mereka,” kata Ranti menceritakan kunjungan ke rumah baca Sumbar Talenta.
Kunjungan yang masih didominasi warga sekitar, dapat dilakukan setiap hari mulai jam 9 pagi hingga sore harinya. Untuk menerima kunjungan, ada relawan yang bertanggung jawab untuk melayani pengunjung.

Syaifullah sangat memahami betapa rumitnya mengelola rumah baca yang dimulai dari nol. Sembari bertukar pikiran, Syaifullah berkesempatan melihat-lihat buku koleksi Rumah Baca.
Usai kunjungan, Mangaer Teras Talenta menyerahkan beberapa buku termasuk karya anak- anak Teras Talenta dan pelajar Sumbar yang lolos kurasi oleh Ranti Arastri. Buku yang berjudul Lockdown di Kota Merah (Kumpulan Puisi Pelajar SMA Se Sumatera Barat) ini terbit di masa COVID-19 , di saat pelajar semua terkurung di rumah, para pelajar mengekspresikan perasaan hatinya dalam bentuk puisi.
Kunjungan mendadak Syaifullah pun diakhiri dengan menyempatkan diri berfoto bersama anak- anak yang masih ada hingga sore tadi.
” Semoga semakin banyak pejabat yang suka mengunjungi perpustakaan, terutama yang dibangun komunitas- komunitas agar mereka para pengunjung dan pengelola tetap semangat membudayakan Literasi ” harap Sastri Bakry. (*/n)






