
PADANGPANJANG – Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padangpanjang, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si menyebutkan, saat ini sektor kuliner sangat mewarnai perekonomian di Kota Padangpanjang.
“Kita lihat sekarang setelah pandemi Covid-19 ini, sudah banyak tumbuh kembali restoran, cafe dan UMKM lainnya di bidang kuliner,” katanya saat membuka Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Usaha Makanan dan Minuman Kuliner Khas Padangpanjang, di Aula LBK, Rabu (16/11).
Pelatihan ini digelar Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan difasilitasi Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPKBPPPA).
“Pelatihan ini bisa ibu-ibu semua manfaatkan untuk meningkatkan perekonomian, dengan membuka usaha kuliner dari apa yang didapatkan pada pelatihan ini,” ujarnya.
Sonny juga berharap, dengan adanya pelatihan ini, bisa bermanfaat bagi 30 peserta pelatihan itu.
“Ini kesempatan yang sangat luar biasa. Inshaa Allah ibu-ibu semua akan kami kawal dalam meningkatkan perekonomian Kota Padangpanjang,” tuturnya.
Koordinator Penyelenggaraan Diklat dan Kerja Sama BBPPKS, Dra. Nurdian, M.Pd menyampaikan, peserta pelatihan diambil dari kelompok penerima manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Padangpanjang
“Semua peserta pelatihan kita ini diambil yang masih berusia produktif dengan maksimal berumur 39 tahun. Dengan usia produktif ini, bisa memanfaatkan dan mengembangkan usahanya di bidang kuliner khas Padangpanjang,” ungkapnya.
Ikut hadir Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Jevie Carter Eka Putra, M.T, Sekretaris DSPPKBPPPA, Yetti Syofyarni, M.E, Camat Padangpanjang Barat, Fiori Agustian, S.IP, Lurah Silaing Bawah, Beni Satria, S.Par serta undangan lainnya. (de)






