Gandeng Media, PKBI Sumbar Konsern Bahas Isu Perubahan Iklim
  • Home
  • Berita
  • Gandeng Media, PKBI Sumbar Konsern Bahas Isu Perubahan Iklim

Gandeng Media, PKBI Sumbar Konsern Bahas Isu Perubahan Iklim

Image

PADANG- Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Provinsi Sumatera Barat saat ini fokus kepada isu-isu perubahan iklim dan pengaruhnya kepada pencapaian Suistanable Development Goals (SDGs). Perubahan iklim memberikan multidampak kepada kehidupan manusia.

Mendukung upaya menarik perhatian masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan terhadap isu perubahan iklim, PKBI Sumatera Barat merangkul media massa untuk memviralkan persoalan tersebut melalui pemberitaan dan keterlibatan wartawan dalam setiap kegiatan. PKBI Sumatera Barat mengundang perwakilan media massa untuk duduk bersama, Rabu (27/7/2022) membicarakan hal tersebut.

Direktur Eksekutif Daerah PKBI Sumatera Barat Vina Rahmi menegaskan, media memiliki peranan penting dalam penyampaian informasi dan advokasi pemerintah dalam isu perubahan iklim.
Memberitakan berbagai permasalahan tentang perubahan iklim sangat membantu menyuarakan dan peduli serta melakukan perubahan yang dapat mendorong berbagai pihak terutama pemerintah dan stakeholder terkait untuk
memperhatikan isu perubahan iklim terutama bagi kelompok rentan yang sangat terdampak ketika terjadi bencana perubahan iklim.

“Melalui pemberitaan oleh media baik itu media cetak, elektronik dan online tentang berbagai permasalahan bencana perubahan iklim terutama untuk kelompok rentan di sektor pertanian diharapkan dapat mempercepat gerakan, kepedulian serta aksi serius dari pemerintah dan stakeholder terkait,” kata Vina.

Aktivis PKBI Sumatera Barat Suci Kurnja Sari menambahkan, isu perubahan iklim dan berbagai kompleksitas masalah ikutannya masih belum menjadi perhatian yang seksi. Padahal menurutnya perubahan iklim memberikan pengaruh kepada seluruh sendi kehidupan termasuk gender dan kelompok rentan.

” Isu perubahan iklim sebagai penyumbang target pada tujuan keenam pembangunan, ternyata dianggap kurang seksi dibanding isu lainnya. Ego sektoral pun tinggi. Masih banyak yang beranggapan persoalan iklim hanya berada di salah satu instansi,” tuturnya.

Melalui kerja sama dengan PATTIRO yang didukung oleh Program Voice for Inclusiveness Climate Resilience Actions
(VICRA), PKBI berharap media ikut terlibat dalam penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang isu perubahan iklim dan dampak ikutannya. Demikian juga, media bisa berperan dalam memberikan daya tekan kepada pemerintah dan pemangku kepentingan dalam memberikan perhatian serius terhadap persoalan yang akan memberikan dampak jangka panjang tersebut.

“Kamj berharap kemitraan dengan media tetap berlanjut tidak saja untuk publikasi namun lebih jauh lagi kepada keterlibatan dalam mendukung edukasi terhadap isu perubahan iklim,” tutupnya. (Febry)

Berita Terkait

Leave a Reply