Warga Sungai Batang Dikagetkan Benda Aneh dari Langit

Melda
By Melda July 18, 2017 13:29
Petugas kepolisian di Polsek Tanjung Raya memegang benda aneh yang diketahui jatuh dari udara. (fajar)

Petugas kepolisian di Polsek Tanjung Raya memegang benda aneh yang diketahui jatuh dari udara. (fajar)

AGAM – Masyarakat Jorong Kubu, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam dikejutkan dengan jatuhnya benda aneh dari langit, Selasa (18/7) sekitar pukul 09.30 WIB, tepatnya didekat kantor Pos Sungai Batang. Beruntung benda itu tidak sampai mengenai masyarakat.

Pasca jatuhnya benda itu, masyarakat sekitar langsung melaporkan kepada pihak yang berwenang. Benda yang jatuh di Kampung Buya Hamka itu berwarna abu-abu berbentuk bulat dengan berat lebih kurang 2,4 kg, lingkaran 110 cm. Masyarakat diharapkan tidak panik dan tetap tenang.

benda aneh1

Camat Tanjung Raya, Handria Asmi, saat dikonfirmasi padangmedia.com mengatakan, saat ada laporan adanya benda mesiterius itu pihaknya langsung ke lokasi. Benda itu diketahui jatuh dari udara, dan belum dipastikan berasal dari mana, apakah pesawat  maupun lain.

“Saat ini benda misterius itu masih diselidiki pihak berwajib. Polisi sudah membawanya ke Mapolsek Tanjung Raya Guna pengamanan, serta kebutuhan penyelidikan,” jelasnya.

Handria juga telah mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dengan kejadian itu. “Kami menyampaikan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga situasi untuk tetap kondusif,” pungkasnya. (fajar)

Petugas memegang benda aneh yang jatuh di dekat kantor pos Sungai Batang, Agam. (fajar)

Petugas memegang benda aneh yang jatuh di dekat kantor pos Sungai Batang, Agam. (fajar)

Lokasi jatuhnya benda aneh di Nagari Sungai Batang, Kab.Agam. (fajar)

Lokasi jatuhnya benda aneh di Nagari Sungai Batang, Kab.Agam. (fajar)

Melda
By Melda July 18, 2017 13:29
Loading...
Write a comment

1 Comment

  1. revega July 20, 21:14

    Sebuah \\\’bola\\\’ misterius yang diduga dari luar angkasa jatuh di wilayah Namibia, Afrika bagian selatan. Setelah sekian lama jadi bahan diskusi, benda tersebut dikenali sebagai sampah antariksa yang merupakan tanki roket tak berawak.

    Seperti diberitakan oleh ninemsn.com.au, Selasa (27\/12\/2011), benda tersebut seberat 26 kilogram dengan diameter 35 centimeter. Awalnya otoritas Namibia berusaha menghubungi NASA dan Badan Luar Angkasa Eropa untuk mencari tahu tentang identitas benda tersebut.

    Kini jawaban tentang \\\’bola\\\’ tersebut mulai terungkap. Sebuah komentar muncul di web blog dari AS, Gawker, yang menjelaskan \\\’bola\\\” itu merupakan bagian dari sebuah roket tak berawak.

    \\\”Bagi siapa pun bertanya-tanya apa itu sebenarnya, kemungkinan itu adalah tangki pembuangan hidrazin,\\\” kata komentator bernama Thidrekr.

    Perlu diketahui, hidrazin adalah senyawa anorganik dengan rumus N2H4. Hidrazin adalah cairan yang mudah terbakar dan tidak berwarna dengan bau amonia. Salah satu kegunaan hidrazin adalah sebagai bahan bakar roket, nuklir dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap.

    \\\”Mereka (tanki hidrazin) digunakan pada roket tak berawak untuk meluncurkan satelit, yang menjelaskan mengapa mereka jatuh di geografis tertentu,\\\” kata Thidrekr.

    Bola misterius terbuat dari bahan sejenis metal ini jatuh di wilayah selatan Namibia bulan lalu. Namun, penemuan benda misterius ini baru dibuka ke publik baru-baru ini.

    Direktur Forensik Kepolisian setempat, Paul Ludik, menyebutkan, bola misterius ini memilki berat sekitar 5,8 kilogram dengan panjang diameter 35 cm. Permukaan bola ini sedikit kasar saat diraba dan tampak seperti dua bagian yang dilas menjadi satu. Bahan bakunya diduga dari bahan yang dikenal manusia.

    Menurut Ludik, saat jatuh ke bumi, bola ini menimbulkan sebuah \\\’kawah\\\’ dengan kedalaman 30 cm dan lebar 3,9 meter. Sedangkan bola ini terlempar sejauh 18 meter dari \\\’kawah\\\’ tersebut. Penduduk setempat mengaku mendengar suara ledakan beberapa kali pada hari yang sama saat bola ini ditemukan oleh seorang petani setempat.

    Reply to this comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*