Warga Minta Nama Proyek Berganti Jadi ‘Pembangunan Jalan Tol Padang Pariaman-Pekanbaru’

Melda
By Melda Februari 10, 2018 11:33

Related Articles

Foto;humas

PADANG PARIAMAN – Sekitar 60 kepala keluarga menyampaikan aspirasi terkait pergantian nama proyek pembangunan jalan tol Padang – Pekanbaru agar diganti menjadi pembangunan jalan tol Padang Pariaman – Pekambaru. Warga beralasan, daerah pembangunan tapak gerbang tol yang di-Ground Breaking oleh Presiden Joko Widodo berada di tanah Kaum Chaniago Sungai Pisang Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Hal itu disampaikan puluhan KK tersebut kepada Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit sebelum pelaksanaan ground breaking pembangunan jalan Tol Padang -Pekanbaru di Batas Kota, Padang Pariaman, Jum’at (9/2/2018). Hadir dalam pertemuan sederhana itu Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Kepala Bapeda Sumbar, Camat, Walijorong dan Walinagari Kasang serta keluarga pemilik tanah tersebut atas nama kaum chaniago by pass Sungai Pisang, bundo kanduang, Nurcahaya, Rohana, Mayati, Jasmaniar dan Rosmanidar.

Aspirasi mereka diterima baik oleh Menteri Pekerjaan Umum, Basuki Hadimuljono, yang juga orang sumando Minang. Menurutnya, perihal nama bisa disesuaikan nanti.

Pembangunan jalan tol Padang Parimanan – Pekanbaru itu akan berjalan selama 5 tahun dengan 5 tahapan mulai 2018 -2023. Itu akan berpengaruh besar terhadap pembangunan Sumatera Barat, baik dalam pertumbuhan ekonomj maupun untuk mendukung sektor pariwisata di Sumatera Barat.

“Katena itu, kita amat berharap pembangunan proyek jalan tol ini dapat berjalan dengan baik dan tepat waktu. Oleh karena itu, dukungan dan partisipasi masyarakat sangat diharapkan sekali. Jangan ada yang menghalangi karena dapat merugikan masyarakat Sumatera Barat. Aturan kita lebih cepat maju malah jadi tertinggal,” pesan Nasrul Abit Dt.Malintang Panai. (rin/*)

Melda
By Melda Februari 10, 2018 11:33
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...