Walikota Hendri Arnis Himbau Masyarakat Terapkan Budaya Bersih

Nita Indrawati
By Nita Indrawati Juni 4, 2016 01:16

Related Articles

padangpanjang

PADANGPANJANG – Dalam rangka mewujudkan Kota Padang Panjang yang clean and green (Padang Panjang Bersih dan Hijau), menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

“Untuk itu, diharapkan kepedulian semua unsur masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Jika dihandalkan aparat pemerintah saja, tentu jumlahnya terbatas,” ujar Walikota Padang Panjang H. Hendri Arnis, setiapkali melakukan monitoring kebersihan lingkungan di kota itu.

Terhadap kepedulian kebersihan lingkungan ini, Hendri Arnis sering turun ke lapangan secara tiba tiba. Tanpa pemberitahuan sebelumnya, dia sudah berada di jalan jalan dan gang gang sempit dan di tengah pemukiman.

“Ini sengaja kita lakukan, supaya bisa dilihat macam apa kondisi yang sebenarnya. Apa adanya. Jika diberitahu aparat kelurahan terlebih dahulu, bisa bisa semuanya sudah direkayasa,” katanya usai shalat Isya berjamaah di masjid, ketika berkunjung ke Kampung Manggis semenjak siangharinya.

Baca juga  Mampir di Padangpanjang, Wapres JK Ingat Sate Mak Syukur

Sementara itu, pemuka ulama Padang Panjang Buya H. Alizar Chan mengatakan, budaya hidup bersih bagi umat Islam sangat ditekankan oleh agama. Sehingga, katanya: kebersihan itu sebahagiaan dari iman. Begitu juga saat melakukan shalat, mesti bersih diri, pakaian dan tempat melakukan shalat.

“Jadi, persoalan kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Melainkan juga seluruh unsur masyarakat. Untuk itu sangat diharapkan kepada masyarakat agar bisa berpartisipasi dalam membersihkan lingkungan sehingga menjadi lebih bersih dan indah,” katanya.

Senada dengan Walikota Hendri Arnis dan Buya Alizar Chan, Tan El seorang pemuda Desa Baru, Tanah Hitam juga mendukung upaya penetapan budaya bersih bagi masyarakat Padang Panjang.

“Tempat sampah sudah disiapkan pemerintah. Jemputan juga sudah teratur, tak masanya lagi membiarkan lingkungan kumuh dan membuang sampah sembarangan,” katanya. (rel/*)

Nita Indrawati
By Nita Indrawati Juni 4, 2016 01:16
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Tuliskan komentar anda tentang ini