Transaksi Non Tunai Berkontribusi 2,4 Persen Terhadap PDRB

Febry Chaniago
By Febry Chaniago July 31, 2016 22:48
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Kepala KPw BI Sumatera Barat Puji Atmoko berbelanja dengan kartu debit saat Festival Non Tunai dan Inklusi, Minggu (31/7). (ist)

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Kepala KPw BI Sumatera Barat Puji Atmoko berbelanja dengan kartu debit saat Festival Non Tunai dan Inklusi, Minggu (31/7). (ist)

PADANG – Gerakan transaksi tanpa menggunakan uang kartal (non tunai) memberikan kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi dengan tingkat keamanan yang tinggi. Pada saatnya, transaksi dengan sistim pembayaran elektronik ini ditargetkan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 2,4 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat Puji Atmoko saat Festival Non Tunai Inklusif di Muaro Lasak Pantai Padang, Minggu (31/7) menyebutkan penggunaan transaksi non tunai menunjukkan peningkatan sejak dicanangkan pada tahun 2014 lalu. Meski demikian, tingkat penggunaan uang elektronik seperti ATM, Kertu Debit, Kartu Kredit dan uang elektronik lainya di Indonesia masih kalah dibanding negara lain.

“Di Indonesia penggunaan uang elektronik dan pemanfaatan sistim transaksi non tunai masih sekitar 3,1 persen sementara di negara lain minimal sudah 50 persen,” katanya.

Puji tidak menyebutkan angka penggunaan transaksi non tunai tersebut secara pasti karena menurutnya angka-angka itu akan terus bergerak. Namun peningkatan yang terjadi bisa dilihat dari tingkat penggunaan uang tunai yang cenderung menurun.

“Penurunannya bisa diukur dari tingkat kerusakan uang tunai. Sejak 2014 sampai semester pertama tahun 2016 jumlah uang rusak dan lusuh tidak layak edar yang dimusnahkan terus menunjukkan penurunan,” ujarnya.

Gerakan mensosialisasikan penggunaan transaksi non tunai terus digalakkan. Dukungan dari pemerintah dan pemerintah menurutnya cukup baik sehingga dia optimis jumlah masyarakat yang memanfaatan uang elektronik akan terus meningkat.

Dia melanjutkan, disamping mudah, cepat dan aman, penggunaan transaksi non tunai pada akhirnya nanti akan memberikan kontribusi terhadap PDRB hingga 2,4 persen. Meskipun tidak berdampak secara langsung terhadap inflasi namun transaksi elektronik akan mampu meningkatkan daya beli masyarakat.

Festival Non Tunai diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan BI Sumatera Barat bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga perbankan yang beroperasi di Sumatera Barat. Festival ini ditujukan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan penggunaan uang elektronik dan transaksi non tunai oleh masyarakat. (feb)

Febry Chaniago
By Febry Chaniago July 31, 2016 22:48
Loading...
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*