Tiga Puskesmas di Mentawai Jadi Percontohan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga

Melda
By Melda Januari 11, 2018 20:00

Salah satu puskesmas percontohan, Puskesmas Sikakap. (ers)

TUAPEIJAT – Tahun 2017 lalu, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat telah membuat tiga puskemas percontohan Keluarga Sehat (KS) di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Tiga puskesmas tersebut adalah Puskesmas Mapadegat Kecamatan Sipora Utara, Puskesmas Sioban Kecamatan Sipora Selatan dan Puskesmas Sikakap Kecamatan Sikakap. Tahun 2018 ini, Dinkes menargetkan untuk mewujudkan keluarga sehat di Bumi Sikerei dengan adanya tiga puskesmas percontohan tersebut.

Puskesmas percontohan tersebut merupakan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Program tersebut dimulai dengan pendataan keluarga untuk melihat keluarga tidak sehat, pra sehat dan sehat.

“Hal ini merupakan intervensi dalam meningkatkan kesehatan di Bumi Sikerei. Intinya pendekatan lebih berbasis pada Keluarga Sehat (KS),” kata Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin Siregar kepada padangmedia.com, Kamis (11/1).

Program pendekatan kepada keluarga sehat, kata Lahmuddin, sebenarnya sudah lama digulirkan di tengah masyarakat. Namun, polanya yang harus ditingkatkan. Kalau satu keluarga sehat, maka semuanya akan sehat dengan cara memberikan pemahaman.

Baca juga  Pj Bupati Mentawai Lantik 21 Pejabat Eselon II

Di sisi lain, tim nusantara yang ditugaskan di daerah pelosok Mentawai sangat membantu pemerintah daerah di mana baru-baru ini Kemenkes merekrut satu tenaga kesehatan yang ditempatkan di daerah Malakopak, Kecamatan Pagai Selatan.

Menurutnya, program Kementerian Kesehatan dalam perekrutan tenaga kesehatan untuk daerah pelosok sangat terbantu. Apalagi Mentawai merupakan daerah tertinggal yang butuh bantuan tenaga. Tinggal pihak provinsi dan kabupaten/kota yang menjalankannya. (ers)

Melda
By Melda Januari 11, 2018 20:00
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Tinggalkan Balasan