Terima Anugerah Dana Rakca 2017, Gubernur Sumbar Diundang ke Istana Bogor

Melda
By Melda December 6, 2017 15:34

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menerima penghargaan Dana Rakca 2017. (foto: ist)

PADANG – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Rabu (6/12) diundang ke Istana Bogor oleh Presiden RI untuk menerima Anugerah Dana Rakça 2017. Anugerah Dana Rakca diberikan untuk apresiasi dan penghargaan kepada daerah yang berkinerja baik dalam aspek pengelolaan keuangan daerah, serta penyelenggaraan layanan dasar publik dan perekonomian daerah.

Penghargaan tersebut diberikan karena kinerja keuangan Pemprov Sumbar yang dinilai baik serta menerima opini WTP lima kali berturut-turut. Anugerah diserahkan oleh Presiden Joko Widodo kepada Gubernur Irwan Prayitno di sela penyerahan Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) di  Istana Negara Bogor, Rabu (6/12).

Kriteria utama adalah pemerintah daerah telah mendapat opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan dan bisa menetapkan Perda APBD tepat waktu.

“Ini penghargaan dalam hal pengelolaan keuangan yang dinilai terbaik oleh pemerintah. Dengan anugerah ini menunjukan kinerja keuangan kita baik,” sebut Gubernur Irwan Prayitno.

Dikatakannya, indikator daerah yang diberikan anugerah Dana Rakca adalah kestabilan ekonomi Sumbar yang terus mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan juga dilihat dari segala sektor diantaranya lapangan usaha, pertanian, kehutanan, perikanan serta transportasi dan perdagangan.

“Indikatornya cukup banyak, namun tolak ukur paling tinggi berada pada pengelolaan keuangan,”ulasnya.

Menurutnya, selama ini dalam hal pengelolaan keuangan Pemprov Sumbar cukup baik. Hal itu dibuktikan dengan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Sumbar yang terus memperoleh  opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI lima kali berturut-turut sejak 2012.

Selama ini, Sumbar memiliki prestasi  Laporan Keuangan Daerah yang lebih baik dengan meraih WTP beturut-turut. Penghargaan dari Kementerian Keuangan yang menilai dalam menyusun dan menyajikan laporan  keuangan tahun 2016 dengan capaian sangat tertinggi.

Acuan lainnya, ketepatan penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan dan juga ketepatan sasaran dalam pelaksanaan APBD. Selain itu, Pemprov Sumbar juga dinilai terkait dengan pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan dan infrastruktur yang sangat baik. Sehingga, penghargaan tersebut, kata Irwan, sangat berarti bagi Pemprov Sumbar akan semakin memicu serta memotivasi Pemprov Sumbar untuk berbuat lebih baik lagi.

“Anugerah ini adalah hasil kerja keras seluruh unsur di jajaran Pemprov Sumbar. Memberi pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Penghargaan ini juga tak lepas dari dukungan semua elemen dan masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.

Humas Pemprov Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, provinsi yang mendapat anugerah itu hanya tiga, yaitu Provinsi Sumbar, Jatim dan Sumsel. Berkat keberhasilan pemerintah provinsi Sumatera Barat meraih penghargaan tersebut, pemerintah pusat memberikan dana alokasi Dana Insentif Daerah (DID) minimum sebesar Rp71 miliar. Untuk itu, ke depan, pemerintah daerah harus mulai serius menata keuangan daerah.

Pada tahun 2016, Pemprov Sumbar juga menerima penghargaan yang sama. Bersama 65 daerah lainnya yang memiliki kinerja keuangan yang baik berhak mendapat DID 2016. (rin/*)

 

Melda
By Melda December 6, 2017 15:34
Loading...
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...