Tamu Luar Negeri Terpukau Lihat Aksi Silek Minang

Melda
By Melda August 25, 2017 13:02
Dua gadis Minang beradu keterampilan silek di gelanggang silek lanyah, Kampung Manggis, Padangpanjang dalam kegiatan Minangkabau Silek Retreat. (foto: humas Pemko Padangpanjang)

Dua gadis Minang beradu keterampilan silek di gelanggang silek lanyah, Kampung Manggis, Padangpanjang dalam kegiatan Minangkabau Silek Retreat. (foto: humas Pemko Padangpanjang)

PADANGPANJANG – Tamu dari luar negeri tak berkedip saat menyaksikan para pesilat Minang dalam kegiatan ‘Minangkabau Silek Retreat’ mempertontonkan aksi mereka. Apalagi saat peserta “gadih” Minang saling membanting satu sama lain di gelanggang silek lanyah Kampung Manggis, Kamis (24/8). Penampilan mereka diiringi pula oleh musik gendang dan talempong.

Minangkabau Silek Retreat tersebut memang dihadiri oleh beberapa negara yang sekaligus ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Di antara peserta berasal dari Amerika, Inggris, Jerman, Irlandia, Spanyol, Malaysia, Singapura dan Ceko.

Tak hanya tamu dari luar negeri, masyarakat Kota Padangpanjang sendiri sangat antusias menyaksikan kegiatan yang digelar Dinas Pariwisata Kota Padangpanjang itu.

Kepala Dinas Pariwisata Padangpanjang yang Diwakili Kabid Pariwisata, Medi Rosdian mengatakan bahwa Silek Rekreat diadakan dalam rangka mempererat tali kekeluargaan antar sesama perguruan silek serta memperkenalkan pakaian khas silek Minangkabau “Galembong” kepada wisatawan Asing, sebagai pakaian khas silek dari Sumatera Barat. Karena silek merupakan ikon Padangpanjang yang dimulai pertamakalinya di Kubu Gadang beberapa waktu lalu, maka kegiatan itu akan menggabungkan beberapa perguruan silek dengan tujuan menyatukan rasa persaudaraan, antar sesama perguruan baik lokal maupun dari mancanegara,

“Selain mempererat tali persaudaraan sesama perguruan silek, melalui ivent ini, kita juga merevitalisasi pakaian galembong menjadi ciri khas silek Minang, kepada para tamu kita dari mancanegara agar dapat dijadikan duta silek di negerinya masing-masing, sebagai ciri khas asal Minangkabau,” jelas Medi.

Selain itu, katanya, event tersebut juga merupakan ajang menyalurkan hobi bagi para pencinta fotografi yang ada di Sumbar dan mancanegara, sehingga mereka bisa menikmati setiap gerakan yang diberikan pesilat saat atraksi di tengah sawah dengan kondisi yang berair. (ris/r)

Loading...
Melda
By Melda August 25, 2017 13:02
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

PR NEWSWIRE

Loading...