SMAK Padang Datangkan Assesor dari Hobart Technology Australia

Melda
By Melda March 29, 2017 14:28
Kepala SMAK Padang Nasir mendampingi assesor dari  Hobart Technology Australia Mr. Ruppert Batcock saat memantau siswa praktek di laboratorium.(*)

Kepala SMAK Padang Nasir mendampingi assesor dari  Hobart Technology Australia Mr. Ruppert Batcock saat memantau siswa praktek di laboratorium.(*)

PADANG – Sekolah Menengah Kejuruan – Sekolah Menengah Analis Kimia (SMK- SMAK) Padang menjaga benar standarisasi internasional yang diterapkan dalam kurikulum. Selain guna mempersiapkan lulusan yang kompeten juga untuk menjaga kepercayaan dunia industri terhadap sekolah di bawah  Kementerian Industri ini.
“Untuk itu, kami bekerjasama dengan lembaga luar negeri yang mumpuni untuk memantau kurikulum serta kualitas pengujian di laboratorium,” kata Kepala SMK-SMAK Padang, Drs. Nasir di sela kunjungan assesor pemantau dari Hobart Technology Australia di sekolah itu, Senin (27/3/2017).
Nasir mengatakan, sudah empat tahun ini pihaknya bekerjasama  dengan Hobart Technology Australia untuk assesment siswa  kelas IV. Perusahaan dari negara kangguru itu mengasses calon  lulusan untuk kompetensi analis kimia.
“Dengan assesment ini, lulusan kami mendapat pengakuan  internasional sehingga saat lulus nanti sudah mengantongi  sertifikat internasional,” ungkap Nasir.
Menurut Nasir, SMAK Padang berkomitmen untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) industri yang mandiri, kompeten  dan kompettif secara nasional dan internasional.
“Ini komitmen dan tugas kami menyiapkan SDM yang mumpuni,” tukuknya.
Sementara itu, assesor dari Hobart Technology Australia, Mr. Ruppert Batcock mengatakan, SMAK Padang salah satu dari sedikit sekolah di Indonesia yang mencetak lulusan berkompetensi internasional. Berdasarkan kerjasama yang dijalin, pihaknya bertanggungjawab memantau kegiatan sertifikasi dan pengujian di laboratorium yang dilaksanakan calon lulusannya.
Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Sylvi mengatakan, saat ini kemampuan siswa sudah di level III atau sertificat III in laboratory skill. Dengan kemampuan ini siswa sudah dipastikan mampu memasuki dunia industri untuk bekerja pada bidang pengujian.
“Siswa kita sudah level III mengantongi serticat III in laboratory skill,” tukasnya.(der)
Melda
By Melda March 29, 2017 14:28
Loading...
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...