Siswa SDIT Padangpanjang Belajar Bahasa Indonesia ‘Outdoor’

Melda
By Melda Januari 12, 2018 12:51

 

PADANGPANJANG – Siswa-siswa kelas lima Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Kota Padangpanjang diberi pembelajaran luar kelas pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, tepatnya di Terminal Bukit Surungan, Padangpanjang. Mereka mempelajari bahasa dengan tema transportasi “belajar menulis laporan kunjungan”.

“Tidak hanya pembelajaran yang bisa mereka pelajari, tetapi keberanian dan disiplin juga bisa mereka dapatkan,” ujar Kepala SDIT Padangpanjang, Juara Dalvi, M.Pd, Kamis (11/1).

Salah seorang guru kelas, Emelia Fitri menambahkan, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak dituntut hanya di kelas saja, tetapi bisa dilakukan di luar kelas. “Di sini, siswa-siswi akan melakukan wawancara dengan agen- agen bus dan mencari informasi tentang apa saja yang bisa mereka dapatkan dari pembelajaran ini. Tentunya pertanyaan yang akan mereka tanyakan telah mereka siapkan,” ungkap Emelia.

Emilia menambahkan pembelajaran di luar kelas dilakukan agar memberikan sensasi baru bagi siswa, serta mereka tidak terlalu kaku dan bosan. Dengan belajar praktek di luar ruang kelas bisa menanamkan berbagai nilai pendidikan berbasis karakter kepada siswa. Mulai dari kerja kelompok, mengatasi konflik, hingga disiplin dan keberanian.

Baca juga  Tim Yudas-Kortanius Klaim Menang di Pilkada Mentawai

“Kita mengharapkan siswa lebih bisa mandiri, melatih rasa percaya diri serta belajar lebih berani hingga bertanya dan berbicara, tidak hanya itu saja, kami akan mengadakan kegiatan ini minimal satu kali dalam seminggu” jelas Emelia.

Apalagi pada saat ini kurikulum pembelajaran yang diterapkan adalah kurikulum 13, yang mana siswa nya dituntut untuk aktif dan mandiri dalam belajar Emelia menyudahi.

Sementara itu Firly Ramadhani yang merupakan siswi SDIT tersebut mengatakan dengan adanya pembelajar diluar kelas saya sangat nenikmati dan banyak pembelajaran yang di dapat, tidak hanya dari pelajaran yang dipelajari saat ini, tapi dari cara kita berinteraksi langsung dengan alam.

“Kami ingin lebih sering lagi pembelajaran seperti ini, tidak pada mata pelajaran Bahasa Indonesia saja, tapi mata pelajaran yang lain juga, selain itu dengan adanya pembelajaran diluar Sekolah dapat menambah pengetahuan kami serta kami sangat senang dan tidak terlalu kaku apalagi bosan dalam belajar”, harapnya. (ris/r)

Baca juga  Jembatan Lasuang Jalan Akhirat Bakal Geliatkan Ekonomi Masyarakat
Melda
By Melda Januari 12, 2018 12:51
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Tinggalkan Balasan