Sering Banjir, Warga Masih Buang Sampah Sembarangan

Febry Chaniago
By Febry Chaniago Juli 30, 2016 16:45
Sampah menumpuk menutup saluran air (ilustrasi/internet)

Sampah menumpuk menutup saluran air (ilustrasi/internet)

PADANG – Kesadaran warga menjaga kebersihan lingkungan termasuk saluran drainase terlihat asih sangat rendah. Warga masih membuang sampah sembarangan sehingga drainase menjadi tersumbat dan menyebabkan banjir ketika hujan.

Hal itu terungkap dari kunjungan Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Helmi Moesim ke kawasan perumahan Terandam, Kelurahan Sawahan Kecamatan Padang Timur, Sabtu (30/7). Kunjungan ini terkait laporan masyarakat mengenai terjadinya penyumbatan saluran drainase di kelurahan tersebut.

“Setelah melakukan tinjauan langsung terhadap laporan tersebut, permasalahannya adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat setempat dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

Tindakan warga membuang sampah sembarangan ke saluran drainase, lanjutnya, menimbulkan penyumbatan sehingga air tidak mengalir dengan lancar. Dia juga mengungkapkan kekecewaan masih adanya bangunan milik masyarakat berdiri diatas drainase.

“Perilaku masyarakat seperti ini masih jauh dari sikap sadar kebersihan. Dengan seenaknya membuang sampah ke aliran drainase. Nanti kalau terjadi banjir yang disalahkan pemerintah,” keluhnya.

Dia meminta ketegasan lurah setempat dan jajarannya agar tidak ada lagi warga yang membuang sampah ke drainase apalagi mendirikan bangunan di atas saluran. Dia berjanji, pekan depan akan menggerakkan kerja bakti bersama masyarakat untuk membersihkan saluran air dari sampah. Dinas Pekerjaan Umum diminta untuk memperbaiki saluran air yang sudah rusak.

Lurah Sawahan Asrizal terait kondisi itu mengakui hal itu sudah berlangsung lama. Penyumbatan drainase oleh sampah yang dibuang sembarangan dan bangunan berdiri di atas drainase. Setelah kunjungan Ketua Komisi III DPRD tersebut, dia menyatakan telah mendapatkan solusi. Dinas PU telah dikoordinasikan untuk membongkar drainase yang tersumbat.

Agar tidak terus berulang, Asrizal menyatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) untuk melakukan tindakan pembongkaran terhadap bangunan milik warga yang didirikan di atas drainase. (baim).

Febry Chaniago
By Febry Chaniago Juli 30, 2016 16:45
Loading...
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*