Sekitar 60 Juta Data Pemilih di Indonesia Belum Klir

Febry Chaniago
By Febry Chaniago Mei 18, 2017 10:01
Ketua KPU RI Arif Budiman saat peresmian Rumah Pintar Pemilu KPU Sumbar, Kamis (18/5). (febry)

Ketua KPU RI Arif Budiman saat peresmian Rumah Pintar Pemilu KPU Sumbar, Kamis (18/5). (febry)

PADANG – Data pemilihan Umum (pemilu) Indonesia tahun 2015, jumlah pemilih tercatat hampir 192 juta jiwa lebih. Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat masih ada sekitar 60 juta lebih data pemilih yang belum clear.

“Baru sekitar 135 juta pemilih yang datanya sudah Single Identity Number pada Sistim Informasi Data Pemilih (Sidalih) sementara 60 juta lebih lainnya belum clear,” ungkap Ketua KPU RI Arif Budiman saat peresmian Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Provinsi Sumatera Barat di Padang, Kamis (18/5).

KPU, lanjut Arif, terus berupaya membersihkan data pemilih tersebut sehingga ke depan, seluruh pemilih di Indonesia bersih dan masuk dalam Sidalih dengan data tunggal. Pengembangan Sidalih merupakan inovasi KPU dalam mencatatkan seluruh pemilih dalam satu database yang jelas dan bisa diakses oleh seluruh masyarakat.

“Masyarakat bisa mengakses Sidalih melalui internet untuk mengetahui apakah namanya sudah terdaftar sebagai pemilih di dalam sistim atau belum. Tentunya inovasi ini sangat bermanfaat bagi KPU, masyarakat dan berbagai pihak berkepentingan,” ujarnya.

Dia menambahkan, KPU terus berinovasi dalam menyediakan informasi bagi masyarakat terkait berbagai hal teknis pelaksanaan proses demokrasi. Selain Sidalih untuk menyediakan informasi data pemilih, KPU juga mengembangkan inovasi lainnya seperti Sistim Informasi Logistik (Silog).

“Sistim ini untuk menyediakan data mengenai logistik ke-pemilu-an seperti surat suara dan sebagainya sehingga masyarakat di seluruh daerah bisa mengetahui berapa kebutuhan logistik dalam penyelenggaraan pemilihan, baik pemilu legislatif maupun pemilihan kepala daerah (pilkada),” tutupnya. (feb)

Febry Chaniago
By Febry Chaniago Mei 18, 2017 10:01
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

loading...