Rumah Orangtua Anggota DPRD Agam Ludes Terbakar

Febry Chaniago
By Febry Chaniago Maret 25, 2017 20:08
Api berkobar membakar rumah orangtua anggota DPRD Kabupaten Agam, Dodi, Sabtu (25/3) sore. (fajar)

Api berkobar membakar rumah orangtua anggota DPRD Kabupaten Agam, Dodi, Sabtu (25/3) sore. (fajar)

AGAM – Rumah Syafdin di Jorong Tangah Nagari Padang Tarok Kecamatan Baso Kabupaten Agam ludes terbakar Sabtu (25/3) sore. Rumah tersebut merupakan rumah orangtua Dodi, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam.

Kebakaran yang menimpa rumah orangtua anggota DPRD Agam tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 Wib. Meski api dapat dilokalisir dan tidak menjalar ke rumah lainnya, namun tak banyak barang-barang yang bisa diselamatkan dalam musibah tersebut.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Pemkab Agam Yunaidi menerangkan, begitu mendapat laporan dari warga, pihaknya langsung menurunkan petugas dan dua unit mobil Damkar menuju lokasi.

“Begitu mendapat laporan, kami langsung menurunkan personil dengan dua unit mobil Damkar. Api berhasil dilokalisir sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya,” katanya.

Menurutnya, saat ini, pihak kepolisian sudah memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan penyebab pasti kebakaran. Dalam peristiwa itu, tidak ada korban jiwa namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah karena tidak banyak barang-barang di dalam rumah yang berhasil diselamatkan.

Informasi dari Humas Sekretariat DPRD Kabupaten Agam, Hasneril, api begitu cepat menjalar. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung datang untuk membantu memadamkan api.

“Kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk. Begitu mengetahui ada kebakaran, warga pun berdatangan membantu memberikan pertolongan. Tak lama kemudian, petugas Damkar bersama dua unit mobil Damkar juga sampai di lokasi,” terangnya. (fajar)

Febry Chaniago
By Febry Chaniago Maret 25, 2017 20:08
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*