Ratik Tulak Bala, Tradisi Warga Sungai Sariak Sambut Ramadhan

Febry Chaniago
By Febry Chaniago May 24, 2017 15:40
Suasana Ratik Tulak Bala masyarakat Sungai Sariak Tujuah Koto, Padang Pariaman menyambut bulan suci Ramadhan, Selasa (23/5). (dio)

Suasana Ratik Tulak Bala masyarakat Sungai Sariak Tujuah Koto, Padang Pariaman menyambut bulan suci Ramadhan, Selasa (23/5). (dio)

PADANG – Berbagai tradisi unik dilakoni masyarakat Minangkabau menyambut bulan suci Ramadhan. Salah satunya seperti di Kecamatan Sungai Sariak Tujuah Koto, Kabupaten Padang Pariaman.

Masyarakat Sungai Sariak menyambut bulan puasa dengan menggelar “Ratik” (ratib : kbbi = doa atau puji-pujian kepada Tuhan, red). Ratik ini dimaksudkan untuk berdoa kepada Allah SWT agar terhindar dari bala bencana (tulak bala).

Dalam tradisi Ratik Tulak Bala ini, seluruh warga masyarakat berjalan berkeliling kampung sambil mengumandangkan kalimat tauhid, takbir dan tahlil sambil membawa obor minyak tanah dari bambu. Ratik Tulak Bala ini digelar masyarakat Sungai Sariak pada Selasa (23/5) malam.

“Ratik ini adalah tradisi tahunan warga disini dengan tujuan untuk bersyukur dan meminta kepada Allah agar dihindarkan dari bala bencana dan marabahaya,” kata Labai Khaidir, salah seorang pemuka agama di Sungai Sariak.

Labai Khaidir menerangkan, sepa

njang perjalanan berkeliling kampung, masyarakat mengumandangkan puji-pujian dan dzikir kepada Allah SWT. Tujuannya adalah untuk meminta perlindungan dari segala macam marabahaya dan bala bencana.

Sedangkan penggunaan obor minyak tanah, ujarnya, adalah kebiasaan masyarakat sebelum ada penerangan listrik seperti saat ini. Dulu, masyarakat yang keluar rumah pada malam hari selalu membawa obor untuk alat penerangan.

Barisan masyarakat yang mengikuti prosesi Ratik Tulak Bala ini dipimpin oleh kaum alim ulama bersama para pemuka masyarakat diikuti oleh seluruh warga masyarakat. Rute perjalanan sekitar 2 kilometer dimulai dari Nagari Sungai Sariak, terus ke Nagari Balah Aia hingga ke Nagari Lereang Panjang dan kembali ke Sungai Sariak. (feb)

Febry Chaniago
By Febry Chaniago May 24, 2017 15:40
Loading...
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...