Protes Infrastruktur Rusak Parah, Warga Sikabu Tanam Pisang Dijalan

Nita Indrawati
By Nita Indrawati January 31, 2016 02:55
badan jalan ditanamai pisang
AGAM -Warga Jorong Sikabu, Nagari Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat kecewa, karena infrastruktur jalan didaerahnya sejak lama rusak parah.
Kekecewaan itu diekspresikan dengan menanam  pohon pisang tepat di lubang pada badan jalan raya, yang terletak tepat di depan Mesjid Raya Sikabu.
Aksi protes warga itu dinilai beralasan, pasalnya kondisi jalan tidak layak untuk dilalui dan kerap hampir menimbulkan kecelakaan bagi kendaraan bermotor.
Perwakilan warga Sikabu Aris Miyanto Dt. Majo Kayo, dan Afrizal, SIP, Sabtu (30/1), kepada Padangmedia.com, menuturkan, penanaman pohon pisang ini sebagai perwujudan kekesalan warga, dan sebagai kepedulian warga memberi tanda, agar pengguna jalan tidak terjebak lubang tersebut.
Menurut mereka, masyarakat Kampung Tangah mendukung rencana pembangunan jalan dua jalur. namun pembebasan lahan mesti dilakukan dengan transparan.
“Jangan ada permainan tim pembebasan lahan dengan pihak berkompeten di Pemprov Sumbar dan Pemkab Agam,” ujar mereka.
Dikatakannya, transparansi perlu, karena masyarakat sudah trauma dengan dugaan permainan tim pembebasan lahan untuk pembangunan jalan selama ini.
Namun sebelum kegiatan pekerjaan pembangunan jalan dua jalur dilakukan, banyak warga berharap pihak berkompeten di Pemprov Sumbar melakukan perbaikan jalan tersebut, setidaknya menimbun lubang yang membahayakan pengguna jalan.
Jalan provinsi di kawasan Nagari Kampung Tangah dan Manggopoh memang belum tersentuh pelebaran, seperti jalan provinsi di Nagari Kampung Pinang, dan sebagian Nagari Lubuk Basung.
Nita Indrawati
By Nita Indrawati January 31, 2016 02:55
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*