Program Agam Menyemai; Menyemai Nilai-nilai Kebaikan

Melda
By Melda April 4, 2017 07:14

agam menyemai

Program Agam Menyemai telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Agam. Program yang dijalankan sejak Indra Catri menjabat sebagai Bupati Agam tersebut bahkan telah mendapat pengakuan dari pemerintah pusat dengan meraih Innovative Government Award.

Program Agam Menyemai merupakan program yang mencoba membangun dan memotivasi masyarakat melalui suatu gerakan moral “Penyemaian Nilai-nilai Kebaikan” masyarakat Kabupaten Agam. Terutama dalam memanfaatkan lahan pekarangan, lahan perkantoran, lahan mesjid, lahan tidur dan lahan yang tidak produktif lainnya dengan menanam tanaman buah-buahan, sayur-sayuran, palawija dan tanaman hias.

Selain itu, warga dimotivasi untuk mengisi kolam-kolam yang tidak termanfaatkan selama ini dengan ikan. Dengan begitu, apa yang disemai dapat memberi manfaat dan pendapatan ekonomi, baik untuk dirinya sendiri, keluarga maupun masyarakat di lingkungannya.

Gerakan itu juga dapat memupuk budaya menanam bagi setiap individu, mulai dari anak-anak sampai dewasa. Menanam pohon ditujukan sebagai “amal jariah” sehingga masyarakat termotivasi untuk sadar terhadap  arti penting pohon bagi kehidupan.

Program ini telah dilaksanakan dalam jangka waktu yang cukup lama, dari awal kepemimpinan Indra Catri menjadi Bupati Agam hingga 2 periode. Hasilnya telah terbukti, Agam menjadi asri dan lestari.

Indra Catri terima penghargaan Bupati Inovatif 2016 dari Koran Sindo, Kamis (11/8). (fajar)

Indra Catri saat menerima penghargaan Bupati Inovatif 2016 dari Koran Sindo, Kamis (11/8). (fajar)

Semenjak program Agam Menyemai dijalankan, Pemerintah Kabupaten Agam sudah melakukan penanaman dan pembagian bibit tanaman pepohonan dan buah-buah kepada masyarakat yang tersebar pada 82 nagari. Bibit yang dibagikan telah mencapai puluhan juta bibit.

Begitu juga dengan penyebaran bibit ikan, telah dibagikan kepada masyarakat yang mau mereklamasi kolamnya sekitar puluhan juta benih bibit ikan. Pemerintah Kabupaten Agam menargetkan setiap tahunnya mampu mendistribusikan minimal 2 juta bibit tanaman dan buah-buahan serta 2 juta benih bibit ikan kepada masyarakat.

Penanaman kembali berbagai jenis tanaman dan penyebaran benih bibit ikan merupakan salah satu alternatif solusi yang efektif dan efisien dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap pelestarian lingkungan hidup serta ilmu tentang kesehatan.

“Prinsip kegiatan Agam menyemai adalah perlunya partisipasi masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan yang dilakukan secara terencana dan terus menerus serta komperensif. Sebab, pada intinya kita telah melakukan penyemaian terhadap nilai-nilai kebaikan di tengah-tengah masyarakat kita sendiri,” katanya, Senin (3/4) di Lubuk Basung.

bagi bagi bibit

(*)

 

Melda
By Melda April 4, 2017 07:14
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*