Program Agam Menyemai Mendapat Pengakuan dari Pusat

Melda
By Melda April 4, 2017 17:28
Bupati Agam Indra Catri menjadi Pembicara Utama di Sidang Regional ketahanan Pangan, Surabaya. (ist)

Bupati Agam Indra Catri menjadi Pembicara Utama di Sidang Regional ketahanan Pangan, Surabaya. (ist)

Inovasi cerdas yang dilakukan Bupati Agam dalam bentuk program Agam Menyemai telah mendapat pengakuan dari pemerintah pusat. Salah satunya dari Kementerian Pertanian dalam hal ketahanan pangan pada kegiatan sidang Regional Dewan Ketahanan Pangan Nasional yang dilaksanakan di Hotel Mercure Surabaya, pada 16 Mei 2016 lalu.

Dalam kesempatan itu, Bupati Agam Indra Catri Dt Malako Nan Putiah diminta menjadi pembicara utama. Dalam presentasinya, ia mengangkat tema “Sukses Story Pengelolaan Ketahanan Pangan di Kabupaten Agam”. Kesuksesan yang dilakukan melalui program “Agam Menyemai” dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur, termasuk pemanfaatan perkarangan rumah yang ditanami dengan tanaman dan buah-buahan serta kolam ikan.

Adapun tujuan dari program Agam Menyemai di antaranya memupuk budaya menanam bagi setiap individu masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan, lahan tidur dan lahan yang tidak produktif lainnya. Begitu juga dengan kolam-kolam ikan, baik kolam ikan kepunyaan individu, maupun kelembagaan, seperti kepunyaan organisasi pemuda, masjid, MDA dan sebagainya.

Selain itu juga memotivasi masyarakat untuk sadar terhadap pentingnya tanaman untuk menopang kehidupan baik bagi dirinya sendiri, keluarga masyarakat maupun lingkungannya, sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, serta meningkatkan nilai kesehatan masyarakat.

Bupati Agam, Indra Catri. (fajar)

Bupati Agam, Indra Catri. (fajar)

Program ini telah dilaksanakan dalam jangka waktu yang cukup lama, dari awal kepemimpinannya menjadi Bupati Agam hingga 2 periode dan alhasil, telah terwujudnya Agam yang asri dan lestari. Penanaman kembali berbagai jenis tanaman dan penyebaran benih bibit ikan merupakan salah satu alternatif solusi yang efektif dan efisien dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap pelestarian lingkungan hidup serta ilmu tentang kesehatan.

Tidak hanya berfokus pada peningkatan ketersediaan pangan, pemerataan distribusi pangan dengan harga terjangkau dan tercapainya pola konsumsi pangan yang aman, bergizi dan beragam, namun juga meningkatkan peran masyarakat dan pihak swasta dalam mendukung ketahanan pangan. Termasuk dukungan dari program PKK melalui pemberdayaan kesejahteraan keluarga. Ternyata memang benar, filosofi Agam dengan program “nan dilaman untuak dimakan nan diparak baok ka pakan” dapat memberi nilai lebih kepada masyarakat tani.

“Alhamdulillah, ini bukti dari keberhasilan kami. Itu tentu tidak terlepas dari dukungan semua pihak, khususnya masyarakat Kabupaten Agam yang telah mampu menerapkan program Agam Menyemai sehingga dengan program perekonomian masyarakat meningkat signifikan. Mudah-mudahan peningkatan itu bisa terus berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati. (fajar/adv)

Loading...
Melda
By Melda April 4, 2017 17:28
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...