Polres Agam Bekuk Residivis Kasus Narkoba

Melda
By Melda January 12, 2017 16:03
Tersangka pengedar narkotika yang merupakan residivis (baju orange) diamankan Satnarkotika POlres Agam, Kamis (11/1) dini hari. (fajar)

Tersangka pengedar narkotika yang merupakan residivis (baju orange) diamankan Satnarkotika POlres Agam, Kamis (11/1) dini hari. (fajar)

AGAM – Jajaran Satres Narkoba Polres Agam, Sumatera Barat lagi-lagi membekuk seorang yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu, Kamis (12/1) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Tersangka berinisial PW (35) alias Baki merupakan warga Jambu Putih, Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya.

Tersangka tak dapat berkutik saat petugas langsung melakukan penangkapan saat ia sedang mengendarai sepeda motor bersama satu orang rekannya di Jorong Pauh, Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 4 paket yang diduga berisikan narkotika jenis sabu. Sementara rekannya berinisial R berhasil melarikan diri.

“Ini berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa yang bersangkutan sering melakukan transaksi jual beli sabu di daerah itu. Kami lalu melakukan pengintaian dan ternyata membuahkan hasil. Untuk rekannya R, saat ini petugas masih melakukan pengejaran,” kata Kapolres Agam, Eko Budhi Purwono didampingi Paur Humas Polres Agam, Aiptu Yan Firzal kepada padangmedia.com, Kamis (12/1) di Mapolres Agam.

Kini, tersangka bersama barang bukti berupa 4 paket yang diduga berisikan narkotika jenis sabu, 1 unit handphone dan uang tunai sebesar Rp 1 juta yang diduga hasil transaksi sudah diamankan di Mapolres Agam guna pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun padangmedia.com, tersangka Baki merupakan residivis yang tersandung kasus yang sama. Saat ini ia masih berstatus Pembebasan Bersyarat (PB). (fajar)

Melda
By Melda January 12, 2017 16:03
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*