Perppu 1/2017, Petugas Pajak Berwenang Peroleh Akses Informasi Perpajakan dari LJK

Melda
By Melda May 18, 2017 07:41

pajak1

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor: 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan Untuk Kepentingan Perpajakan pada 8 Mei 2017 lalu. Dengan adanya Perppu tersebut, maka otoritas perpajakan berwenang untuk menerima dan memperoleh informasi keuangan bagi kepentingan perpajakan.

Akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan, menurut Perppu ini, meliputi akses untuk menerima dan memperoleh informasi keuangan dalam rangka pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan dan pelaksanaan perjanjian internasional di bidang perpajakan. Dengan adanya Perppu ini, Direktur Jenderal Pajak (DJP) berwenang mendapatkan akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan dari Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang melaksanakan kegiatan di sektor perbankan, pasar modal, perasuransian, lembaga jasa keuangan lainnya, dan/atau entitas lain yang dikategorikan sebagai lembaga keuangan sesuai standar pertukaran informasi keuangan berdasarkan perjanjian internasional di bidang perpajakan.

Perppu ini menegaskan Lembaga jasa keuangan, lembaga jasa keuangan lainnya, dan/atau entitas lain untuk menyampaikan kepada Direktur Jenderal Pajak laporan berisi informasi keuangan sesuai standar pertukaran informasi keuangan berdasarkan perjanjian internasional di bidang perpajakan untuk setiap rekening keuangan yang diidentifikasikan sebagai rekening keuangan yang wajib dilaporkan serta laporan yang berisi informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan, yang dikelola oleh lembaga jasa keuangan, lembaga jasa keuangan lainnya, dan/atau entitas lain dimaksud selama satu tahun kalender.

“Laporan yang berisi informasi keuangan sebagaimana dimaksud, paling sedikit memuat: a. identitas pemegang rekening keuangan; b. nomor rekening keuangan; c. identitas lembaga jasa keuangan; d. saldo atau nilai rekening keuangan; dan e. penghasilan yang terkait dengan rekening keuangan,” bunyi Pasal 2 ayat (3) Perppu ini, seperti dilansir padangmedia.com dari Setkab.go.id, Kamis (18/5).

Jika nasabah menolak mematuhi ketentuan identifikasi rekening keuangan sebagaimana dimaksud, maka LJK atau entitas lain, tidak diperbolehkan melayani pembukaan rekening keuangan baru bagi nasabah baru atau transaksi baru terkait rekening keuangan bagi nasabah lama yang menolak tersebut.

Dalam hal lembaga jasa keuangan, lembaga jasa keuangan lainnya, dan/atau entitas lain sebagaimana dimaksud terikat oleh kewajiban merahasiakan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, kewajiban merahasiakan tersebut tidak berlaku dalam melaksanakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang ini, bunyi Pasal 2 ayat (8) Perppu ini.

Perppu ini juga memberikan ancaman sanksi bagi pimpinan dan/atau pegawai lembaga jasa keuangan, pimpinan dan/atau pegawai lembaga jasa keuangan lainnya, dan pimpinan dan/atau pegawai entitas yang tidak menyampaikan laporan serta tidak melaksanakan prosedur identifikasi rekening keuangan secara benar. Atau, bagi mereka yang tidak memberikan informasi dan/atau bukti atau keterangan sebagaimana dimaksud. Sanksinya berupa ancaman pidana kurungan paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Sedangkan bagi lembaga jasa keuangan, lembaga jasa keuangan lainnya, dan/atau entitas lain yang tidak menyampaikan laporan sebagaimana dimaksud, tidak melaksanakan prosedur identifikasi rekening keuangan secara benar dan tidak memberikan informasi , bukti atau keterangan diancam pidana denda paling banyak Rp1 miliar.

Begitu juga bagi setiap orang yang membuat pernyataan palsu atau menyembunyikan atau mengurangkan informasi yang sebenarnya dari informasi yang wajib disampaikan dalam laporan sebagaimana dimaksud, menurut Perppu ini, dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp1 miliar. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tersebut mulai berlaku pada tanggal diundangkan. (rin/*)

Melda
By Melda May 18, 2017 07:41
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*