Penggalian Sumber Pajak Daerah Harus Maksimal

Nita Indrawati
By Nita Indrawati Januari 26, 2016 21:49

Related Articles

_MG_1126 copy

PADANGPANJANG – Walikota Padang Panjang H.Hendri Arnis, BSBA minta Dinas Pendapatan Pengelolaan Keauangan dan Aset Daerah (DPPKAD)  untuk menggali secara maksimal potensi pajak dari berbagai sektor, khususnya pajak rumah makan dan restoran di daerah itu.

Dalam kunjungan mendadak yang dilakukan walikota ke  Rumah Makan Pak Datuk dan Sate Mak Syukur, Senen, (25/1), terbukti bahwa selama ini kedua tempat makan favorit di Padang Panjang, itu belum maksimal menerapkan pajak makanan sepuluh persen, seperti yang telah dituangkan dalam Perda Kota Padang Panjang No 01 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah.

Wako Hendri Arnis yang saat ke lapangan didampingi Kadis Perhubungan dan Kominfo I Putu Venda, Kabid Pendapatan DPPKAD Zulkifli dan sejumlah pejabat lainnya,  meminta kepada pemilik Rumah Makan Pak Datuk dan Sate  Mak Syukur supaya kedepannya bertegas-tegas menerapkan bil makanan tambahan pajak 10 %.

“Tidak perlu ragu menerapkan ini. Jika kita terbuka kepada pengunjung, mereka juga tidak keberatan membayar pajak 10 % untuk pembangunan daerah,” kata walikota kepada Ny. Hj. Er pemilik RM Pak Datuk dan Uncu  pemilik Sate Mak Syukur.

Walikota mengatakan, pihaknya akan tegas dalam menggali potensi pendapatan daerah, karena ini menyangkut pembangunan kota yang akan dinikmati  orang banyak.

“Dinas terkait mesti jeli dan pro aktif dalam upaya peningkatan pajak sektor rumah makan dan restoran ini. Jangan sampai hanya menerima laporan sepihak dari para penyetor pajak tersebut. Harus turun ke lapangan untuk upaya pengawasan yang ketat,” sarannya.

Pada kesempatan tersebut, walikota juga merencanakan memberi penghargaan kepada para pengusaha yang taat dan tepat waktu dalam  pembayaran pajak.  Tidak pernah dikenakan denda.  Menyetorkan langsung pajak daerah tanpa bersentuhan langsung dengan petugas.

Sementara kedua pemilik kuliner ternama di Padang Panjang,  Ny. Er dari RM Pak Datuk  dan Uncu pemilik Satek Mak Syukur,  mengatakan, pihaknya akan menjalankan permintaan walikota. “Kami mendukung penerapan pajak 10% ini demi pembanginan Kota Padang Panjang,” kata mereka di tempat masing masing. (*)

Nita Indrawati
By Nita Indrawati Januari 26, 2016 21:49
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Tuliskan komentar anda tentang ini

Loading...