Penertiban PKL di Kawasan Air Mancur Berujung Bentrok

Melda
By Melda January 12, 2017 20:01
Penertiban PKL di kawasan air mancur Pasar Raya Padang yang berujung bentrok, Kamis (11/1). (ist)

Penertiban PKL di kawasan air mancur Pasar Raya Padang yang berujung bentrok, Kamis (11/1). (ist)

PADANG – Aksi penertiban sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di depan kawasan air mancur dan Toko Serba lima Ribu Pasar Raya Kota Padang berujung bentrok. Petugas Satpol PP Padang serta anggota Intel Polresta Padang dikeroyok oleh sejumlah pedagang yang diduga telah disusupi preman, Kamis (12/1).

Penertiban dilakukan karena para PKL kembali berjualan di bahu jalan. Padahal, mereka sebelumnya telah dipindahkan ke lokasi baru di Kuliner Kapal depan Masjid Muhammadiyah. Para pedagang itu telah diberi gerobak baru di tempat baru tersebut dan berjanji tidak akan pindah kembali ke tempat lama. Nyatanya, para pedagang hanya bertahan sebentar di lokasi Kuliner Kapal tersebut.

Saat penertiban berlangsung, sekelompok pedagang yang tidak terima penertiban tiba-tiba menyerang pasukan penegak Perda yang sedang menertibkan gerobak jualan mereka. Lemparan batu pun beterbangan ke arah petugas Satpol PP Kota Padang. Melihat kondisi yang sudah tidak kondusif, Satpol PP mundur dari kerumunan masyarakat.

Tidak hanya petugas Satpol PP, Satuan Intel Polresta Padang yang ikut mengamankan kerusuhan pun tak luput dari lemparan batu. Akibatnya, salah seorang anggota Intel Polresta Padang, RM (40) mengalami luka serius di bagian wajah. Saat ini telah dilakukan  visum dan akan membuat laporan polisi.

Dua pleton Satuan Sabhara Polresta Padang kemudian langsung turun ke lokasi. Mereka melakukan penyisiran dan mengamankan 22 preman yang diduga ikut dalam bentrokan tersebut.

Kabidtibum Satpol PP Kota Padang, Fajar Sukma menceritakan kronologis peristiwa tersebut. Menurutnya,  sebelumnya petugas Satpol PP melakukan penertiban di seputaran air mancur dan Toko Serba Lima Ribu Pasar Raya Padang setelah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan. Petugas kemudian menyita semua gerobak, kursi meja dan peralatan yang digunakan oleh para PKL lima yang membandel tersebut.

Pada saat penertiban berlangsung itulah, sekelompok pemuda langsung melakukan penyerangan terhadap petugas Satpol PP dan Intel Polrestra Padang. Ia mengakui untuk kegiatan penertiban tadi tidak berkoordinasi dengan Satuan Polresta Padang terlebih dahulu karena dilihat situasinya aman dan terkendali. Setelah situasi mulai memanas, pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan Polresta Padang.

“Saat ini sejumlah gerobak PKL sudah kami amankan ke Mako Pol PP Padang,” ungkapnya. (baim/Koko)

Melda
By Melda January 12, 2017 20:01
Loading...
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...