Pemko Harus Lebih Memperhatikan Guru di Daerah Terisolir

Melda
By Melda November 26, 2016 16:24

PADANG – Pemerintah Kota Padang maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Barat harus lebih memperhatikan kesejahteraan guru yang mengajar di daerah yang terisolir, seperti Sungai Pisang, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Padang. Tunjangan guru yang mengajar di daerah terisolir harus dilebihkan. Karena, menuju ke tempat itu bagi guru yang tak berdomisili di sana tentu membutuhkan biaya besar.

Hal itu dikatakan Sekretaris Komisi IV DPRD Padang, Iswandi Muchtar. “Kami meminta pemerintah untuk dapat lebih memperhatikan guru yang berada di lokasi telisolir tersebut agar dapat diberikan tunjangan yang lebih. Kalau guru yang sudah sertifikasi tidak masalah, namun bagi guru yang belum sertifikasi tentunya akan memberatkan mereka,” ungkap Iswandi terkait momentum hari Guru Nasional ke 70, 25 November 2016.

Sementara, Anggota Komisi IV DPRD Padang lainnya, H Maidestal Hari Mahesa meminta kepada Pemko Padang agar lebih mengakomodir kesejahteraan guru-guru yang ada di Kota Padang. Selain itu, aspirasi guru honorer yang ingin diangkat menjadi PNS harus diperhatikan.

“Apalagi di dalam program walikota dan wakil walikota Padang, di dalamnya termasuk ingin mensejahterakan guru, apakah hal tersebut sudah dilaksanakan? Terutama terkait guru honorer yang ingin diangkat menjadi PNS,” pungkasnya.

Ia juga mengatakan, pemerintah harus meningkatkan kualitas guru. Dengan peningkatan kualitas guru, tentu dapat memberikan pelajaran yang lebih baik kepada para siswanya.

“Untuk Komisi IV sendiri, apa yang diajukan untuk kesejahteraan guru serta program peningkatan kualitas guru, kita tak pernah mengabaikan anggarannya, apalagi memotongnya. Kita di DPRD Padang sangat peduli, bagaimana guru di Kota Padang bisa sejahtera dan tidak ada permasalahan¬† lagi,” ungkap Hesa. (baim)

Loading...
Melda
By Melda November 26, 2016 16:24
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...