Pedagang Emas Waspadai Modus Orang Jual Perhiasan ‘Aspal’

Melda
By Melda October 31, 2016 12:40

AGAM – Pedagang emas di kawasan Kabupaten Agam, khususnya di belahan barat diminta mewaspadai modus orang yang berpura-pura sebagai pelanggan dan hendak menjual emas perhiasannya. Namun, emas yang dijualnya itu aspal alias emas tidak murni.

Salah seorang pedagang emas perhiasan, H. Abdullah Safari saat ditemui padangmedia.com akhir pekan kemarin di Pasar Lama Lubuk Basung, mengatakan, para penipu tersebut sudah beroperasi di berbagai pasar di Agam belahan barat, seperti di Pasar Padang Baru Lubuk Basung,km Pasar Bawan, Kecamatan Ampek nagari dan lainnya. Modusnya, mereka mendatangi toko mas dan mengaku hendak menjual emas perhiasan. Namun, emas perhiasan tersebut tidak murni lagi dan hanya dilapisi emas di bagian luarnya.

Karena barang tersebut berupa benda yang dilapisi dengan emas, sulit pada pedagang yang kurang teliti untuk mengetahui keasliannya. Yang membuat sering pedagang kecewa, emas perhiasan itu dilengkapi dengan surat pembelian dari toko emas tertentu.

“Pengujian dengan cara dibakar tidak akan mempan untuk mengetahui asli atau tidaknya. Perhiasan tersebut mesti dipotong atau diproses seperti pembuatan perhiasan emas, baru terlihat emasnya tidak murni,” kata seorang pedagang emas perhiasan lainnya, Maspar.

Maspar mengaku pernah didatangi para penipu tersebut ketika berjualan di pasar lainnya. Ia semula tertarik untuk membelinya, karena barang yang ditawarkan halus dan rapi buatannya. Namun, setelah ditimangnya, beratnya terasa tidak sesuai dengan volume barangnya. Maka , dengan halus ditolaknya.

Baik H. Abdullah Sapari maupun Maspar mengimbau agar para pedagang emas perhiasan di daerah itu jangan tertarik membeli barang yang diragukan dari orang yang tidak jelas. Karena, penipu sangat lihai dan pintar melakukan aksinya. Meski belum mendapat informasi sudah berapa korbannya, tapi keduanya minta seluruh pedagang emas untuk meningkatkan kewaspadaan sehingga bisa terhindar dari penipuan. (fajar)

Loading...
Melda
By Melda October 31, 2016 12:40
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...