Padangpanjang Tuan Rumah Seminar PPGI Sumbar

Febry Chaniago
By Febry Chaniago October 22, 2016 12:15
Seminar PPGI Sumbar di Padangpanjang, Sabtu (22/10). (HUMAS)

Seminar PPGI Sumbar di Padangpanjang, Sabtu (22/10). (HUMAS)

PADANGPANJANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Gigi Indonesia (PPGI) Provinsi Sumatera Barat menggelar seminar nasional dengan memusatkan kegiatan di Kota Padangpanjang, Sabtu (22/10). Seminar dilaksanakan di Gedung Pertemuan Diniyyah Putri bertujuan untuk meningkatkan wawasan kesehatan integratif bagi terapis gigi dan mulut yang handal dan profesional yang searah dengan peraturan menteri kesehatan nomor 20 tahun 2016.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padangpanjang Edwar Juliartha membuka seminar tersebut mewakili Walikota menyampaikan apresiasi atas kekompakan yang terjalin di PPGI. Dia berharap, para perawat gigi anggota PPGI dapat terus meningkatkan profesionalitas dan terus mengembangkan kemampuan keilmuan dan keterampilan.

“Seiring perkembangan teknologi, kita harus terus “update”, jangan pernah jenuh,” kata Edwar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padangpanjang Rio Afdanelly mengatakan, melalui seminar tersebut hendaknya dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagi perawat gigi. Ia berpesan agar para perawat gigi bisa bekerja secara profesional. Bila perawat gigi ingin berpraktek swasta, maka menurut Perpres No. 58 2012 yang terpenting adalah surat tanda registrasi, surat izin kerja di puskesmas dan surat izin praktek.

“Tiga persyaratan tersebut harus diurus. sehingga aktifitas praktek mendapat legalitas dan dipayungi oleh undang undang,” katanya.

Ketua DPD PPGI Propinsi Sumatera Barat Rukmawati mengatakan, Perawat Gigi atau Terapis gigi dan mulut mempunyai tugas yang tidak gampang dalam mengubah perilaku masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut. Sementara itu di lain pihak jumlah terapis gigi dan mulut yang terbatas di lapangan membuat pencapaian kegiatan usaha kesehatan puskesmas menjadi terkendala. “

Lebih jauh ia mengatakan UU Nomor 36 tahun 2014 menyatakan untuk menjadi tenaga kesehatan harus memiliki pendidikan minimal diploma III. Dari data perawat gigi yang ada di DPC Kota Padangpanjang terdiri dari 17 orang di empat puskesmas yang ada, kemudian masih ada beberapa diantara mereka yang belum mencapai pendidikan minimal diploma III. (feb/*)

Loading...
Febry Chaniago
By Febry Chaniago October 22, 2016 12:15
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...